Riset Ungkap Cara Keluarga Asia Tenggara Menciptakan Ruang untuk Beristirahat
📅 Senin, 17 Agu 2026, 21:47 WIB | Oleh: Haryo BronoSeiring perubahan kebutuhan keluarga, fungsi ruang dan barang yang disimpan pun ikut berubah.
Furnitur perlu mengikuti perubahan kehidupan
Perubahan fungsi ruang tersebut membuat kebutuhan terhadap furnitur tidak bersifat tetap. Ketika anggota keluarga bertambah, anak tumbuh, aktivitas berubah, atau jumlah barang meningkat, konfigurasi ruang di rumah juga perlu menyesuaikan.
Ardan mengatakan desain furnitur seharusnya membantu penghuni menghadapi perubahan tersebut, bukan justru membuat mereka harus terus menyesuaikan pola hidup dengan perabot yang tersedia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami tidak ingin orang terus menyesuaikan hidupnya dengan perabot. Justru perabot yang perlu mengikuti perubahan hidup mereka,” ujarnya.
Menurut dia, fleksibilitas tersebut menjadi bagian dari pendekatan Ikea dalam merancang produk dan solusi untuk rumah.
“Ketika kebutuhan keluarga berubah, kami ingin desain kami membantu mereka menjalani hari-hari dengan lebih mudah. Pada akhirnya, inilah cara kami mewujudkan visi Ikea untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang,” kata Ardan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Istirahat dipengaruhi kehidupan sehari-hari
Dalam tema Clean Sleeper, Wonderwhy melihat tidur bukan sekadar aktivitas yang dilakukan pada penghujung hari. Waktu beristirahat juga berkaitan dengan lingkungan tempat tinggal, kebiasaan, serta berbagai tuntutan yang dihadapi seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi masyarakat Asia Tenggara yang memiliki ritme kehidupan beragam turut membentuk cara seseorang mendapatkan waktu untuk beristirahat.
Ritme pekerjaan, aktivitas sosial, lingkungan tempat tinggal, hingga kebiasaan menggunakan perangkat dan layar dapat memengaruhi kualitas maupun waktu istirahat.
Dengan demikian, cara seseorang beristirahat dapat menjadi cerminan dari bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk nilai, kebiasaan, dan konteks budaya yang melatarbelakanginya.
Hubungan antara kehidupan, kebiasaan, dan ruang tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam melihat bagaimana rumah dapat dirancang untuk mendukung penghuninya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!