Spanyol Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Bergerak Cepat ke Selatan Arktik
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim PenulisBURGOS - Siang seketika berganti malam hanya dalam waktu beberapa menit di Spanyol pada Rabu (2/8), ketika negara itu menyaksikan gerhana matahari total pertama dalam lebih dari satu abad.
Cahaya spektral korona luar Matahari, yang berkilauan dari tepi Bulan yang tertutup bayangan, memicu decak kagum dan sorak sorai kerumunan, hanya 90 menit setelah pertama kali muncul di wilayah Arktik terpencil di Rusia utara.
Alejandro Cuesta, seorang peneliti nanosains berusia 30 tahun, menyebut fenomena ini luar biasa. "Saya hampir menangis. Saya merinding di sekujur tubuh," katanya. "Luar biasa... hal terindah yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya."
Gerhana yang pertama di daratan Eropa sejak 2006, membentangkan bayangannya melalui sebagian Greenland, bergerak cepat ke selatan untuk menutupi Keflavik, sekitar 50 kilometer (30 mil) dari ibu kota Islandia, Reykjavik, sebelum melengkung melintasi Samudra Atlantik menuju Spanyol utara.
Reykjavik belum pernah menyaksikan gerhana matahari total sejak tahun 1433. Gerhana berikutnya baru akan terjadi pada tahun 2196.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Spanyol, bayangan Bulan bergerak secara diagonal dalam jalur sempit dari pantai utara ke Kepulauan Balearic, tempat para turis dan penduduk setempat, yang kebanyakan mengenakan pakaian renang dan kacamata pelindung, berkumpul untuk menyaksikan di pantai.
Persediaan kacamata khusus untuk mengamati gerhana sangat dibutuhkan, karena gerhana sebagian terlihat di seluruh Eropa, serta di Kanada, Amerika Serikat bagian utara, dan Afrika barat laut.
Di puncak Pic du Midi, di Pegunungan Pyrenees Prancis, awan tebal terbelah beberapa menit sebelumnya, memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan pemandangan spektakuler tersebut, yang juga menarik banyak orang di London, Paris, dan di seluruh benua Eropa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepanjang sejarah manusia, gerhana telah membangkitkan kekaguman, ketakutan, dan rasa hormat, karena gerhana tampak menghentikan sementara jalannya alam yang normal.
Bayangan atau "umbra" yang dihasilkan saat Matahari dan Bulan sejajar, menciptakan senja yang aneh di mana suhu turun, bayangan muncul pada sudut yang aneh, dan beberapa hewan tertidur.
Namun fenomena ini hanya berlangsung beberapa menit, bayangan Bulan bergerak melintasi permukaan Bumi dengan kecepatan sekitar 3.430 kilometer (2.130 mil) per jam, menurut Observatorium Paris.
Gerhana sebagian—yang terjadi ketika Bulan mulai dan selesai melintasi jalur Matahari, meredupkan cahayanya—berlangsung sekitar satu jam dan 45 menit.
Acara yang disiarkan langsung oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa, memberikan kesempatan langka bagi para ilmuwan untuk mempelajari atmosfer Matahari dan lapisan terluarnya, saat mereka berupaya mengungkap rahasia tentang angin matahari dan medan magnet bintang kita.
Cuaca
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!