Mentan Ultimatum Importir Pakan Cabut Izin Jika Mainkan Harga
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 18:00 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat"Kita sepakat juga bertanggung jawab HPP, harga pembelian pemerintah untuk harga telur, tetapi harga pakan juga harus kita jaga supaya tidak terlalu tinggi," ujar Amran.
Pemerintah juga memperkuat penyerapan telur melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Penyerapan tersebut telah memiliki instruksi dan petunjuk teknis yang wajib dijalankan.
"Sudah ada instruksi, sudah ada surat, bahwa wajib menyerap sesuai juknis. Itu kita lakukan demi peternak-peternak kita seluruh Indonesia," kata dia.
Sementara itu, Kombes Pol Derry Agung Wijaya dari Satgas Pangan mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan intensif terhadap pelaku usaha dan peternak dalam komoditas perunggasan. Setiap laporan akan diverifikasi dan ditelusuri melalui pemeriksaan lapangan sebelum ditentukan bentuk pelanggarannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semua laporan bukan berarti ada unsur pidana, tetapi kami melakukan pengecekan terlebih dahulu. Perbedaan harga antara pemerintah dan kondisi di lapangan tidak serta-merta menjadikan unsur pidana," ujar Derry.
Derry menjelaskan, apabila ditemukan pelanggaran, penanganannya disesuaikan dengan bentuk dan kewenangan masing-masing lembaga. Pelanggaran administratif ditindak sesuai ketentuan, dugaan praktik monopoli dapat diteruskan kepada KPPU, sedangkan unsur pidana diproses sesuai hukum.
Amran menegaskan pemerintah akan memastikan pelaku usaha yang menjalankan bisnis secara sehat tetap mendapat ruang untuk berkembang. Namun, pihak yang terbukti melanggar akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai pemerintah, kami harus tegas. Yang melanggar, ditindak. Hukum jadi panglima," pungkas Amran. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!