Asosiasi Sepak Bola Eropa Tegaskan Ancaman Boikot Kompetisi FIFA Masih Terbuka
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menegaskan ancaman boikot terhadap kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih berpeluang terbuka meski rencana penjualan saham komersial kompetisi tersebut ke investor swasta telah dibatalkan.
"Bagi kami, tidak ada yang berubah (ancaman boikot). Pertama, proposal penjualan kompetisi utama harus dibatalkan sepenuhnya. Kedua, harus ada jaminan bahwa upaya yang dapat merusak sepak bola seperti itu tidak akan pernah dilakukan lagi. Syarat-syarat tersebut belum dipenuhi," demikian pernyataan UEFA yang dikutip The Guardian pada Kamis (6/8).
Menurut UEFA, pembatalan rencana tersebut masih belum cukup untuk mengembalikan kepercayaan organisasi terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Sebelumnya, UEFA telah menyatakan kehilangan kepercayaan kepada Infantino dan menyebut proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise sebagai kesepakatan yang tidak transparan serta disusun secara tertutup.
FIFA Forward Enterprise adalah perusahaan yang sebelumnya disiapkan untuk menjual sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
FIFA sebelumnya menyampaikan permohonan maaf atas penanganan rencana tersebut. Dalam pernyataan resminya, badan sepak bola dunia itu mengakui telah melakukan kesalahan dalam proses penyusunan proposal dan menyatakan penanganannya seharusnya dilakukan dengan cara berbeda.
Permohonan maaf itu disampaikan melalui surat kepada Dewan FIFA dan seluruh asosiasi anggota setelah rencana penjualan sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia senilai 20 miliar dolar AS menuai gelombang penolakan.
FIFA kemudian membatalkan proposal tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, pernyataan terbaru UEFA menunjukkan pencabutan proposal belum mengakhiri ketegangan antara FIFA dan sejumlah federasi Eropa.
Badan tertinggi sepak bola Eropa itu menegaskan sikapnya tidak berubah hingga FIFA memenuhi tuntutan yang telah disampaikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!