Jelang Asian Games 2026: Rowing Indonesia Minta Berangkat Lebih Awal, Ini Alasannya!
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 18:42 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Menjelang pertandingan di Asian Games 2026, tim nasional dayung nomor rowing Indonesia meminta diberangkatkan lebih awal ke Jepang untuk mempersiapkan segala peralatan.
“Kami pertama minta kepada CdM itu pemberangkatan lebih awal karena tim rowing harus menata peralatan terlebih dahulu,” kata pelatih rowing Indonesia Muhammad Hadris saat dihubungi di Jakarta, Kamis (6/8).
Hadris mengatakan permintaan tersebut telah disampaikan ketika Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu mengunjungi pemusatan latihan nasional rowing di Pangalengan, Jawa Barat.
Tim pelatih mengusulkan agar rombongan rowing bertolak ke Jepang pada 14 atau 15 September. Mereka dijadwalkan mulai berlatih di arena pertandingan pada 16 September.
Menurut Hadris, waktu tambahan dibutuhkan untuk menata dan menyesuaikan peralatan sebelum atlet menjalani latihan normal di arena perlombaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami harus menata peralatan terlebih dahulu,” ujar Hadris.
Pertandingan rowing Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September di Nagaragawa International Regatta Course, Kaizu, Prefektur Gifu.
Dengan jadwal tersebut, tim rowing Indonesia juga mempunyai waktu untuk beradaptasi dengan arena sebelum perlombaan dimulai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hadris mengatakan tim juga perlu mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat kondisi cuaca. Menurut dia, penyelenggara menyiapkan waktu cadangan apabila perlombaan tidak dapat berlangsung sesuai rencana.
Tim rowing Indonesia akan membawa 17 atlet, yang terdiri atas 12 putra dan lima putri, ke Asian Games 2026. Sebanyak 15 atlet diproyeksikan berlomba, sedangkan dua lainnya menjadi cadangan.
Mereka disiapkan mengikuti delapan nomor, dengan rincian lima nomor putra dan tiga putri. Selain atlet, tim rowing mengusulkan enam pelatih dan seorang manajer.
Hadris berharap permintaan keberangkatan lebih awal dapat disetujui karena persiapan cabang rowing tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik atlet, tetapi juga kesiapan peralatan yang digunakan untuk berlomba.
Sebelumnya, Todotua mengatakan tim CdM membuka kemungkinan penyesuaian waktu kedatangan lebih awal bagi cabang olahraga yang membutuhkannya.
Dukungan nonteknis dari tim CdM mencakup pengaturan keberangkatan, penyelesaian kebutuhan administrasi, serta penyesuaian waktu kedatangan agar atlet dan ofisial dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!