Kalbe Perkuat Pendampingan Pasien dari Deteksi Dini hingga Perawatan Berkelanjutan
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 19:33 WIB | Oleh: Haryo BronoKetua Perkumpulan Edukator Diabetes Indonesia (PEDI), dr. Ida Ayu Made Kshanti, Sp.PD-KEMD, menilai edukasi merupakan salah satu fondasi penting dalam pengelolaan diabetes.
Menurut dia, pemahaman yang memadai mengenai diabetes dapat membantu masyarakat mengenali faktor risiko, melakukan deteksi dini, serta mengambil keputusan kesehatan yang tepat.
Edukasi juga dibutuhkan setelah seseorang mendapatkan diagnosis. Pasien perlu memahami kondisi yang dialaminya agar dapat menjalankan tata laksana medis secara konsisten dan mengurangi risiko komplikasi.
“Keberhasilan pengelolaan diabetes tidak hanya ditentukan oleh obat atau teknologi kesehatan. Pasien juga perlu memahami penyakitnya agar mampu menjalankan tata laksana medis secara konsisten,” tutur Ida Ayu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai pendekatan End-to-End Diabetes Ecosystem Support dapat membantu memastikan edukasi tidak berhenti pada satu titik, tetapi hadir dalam berbagai tahap perjalanan pasien.
Dengan demikian, edukasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong kepatuhan terhadap terapi serta perubahan perilaku yang diperlukan dalam pengelolaan diabetes.
Pendampingan Jangka Panjang Dibutuhkan
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Cabang PERSADIA Jakarta Barat, dr. Marshell Tendean, Sp.PD, Subsp. E.M.D., FINASIM, mengatakan tantangan dalam pengelolaan diabetes sering kali muncul setelah pasien menerima diagnosis.
Menurut Marshell, sebagian pasien mengalami kesulitan mempertahankan kepatuhan terhadap terapi dan perubahan gaya hidup dalam jangka panjang. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi.
“Dalam praktik sehari-hari, kami melihat banyak pasien datang ketika komplikasi sudah mulai muncul. Kondisi tersebut sering terjadi karena diabetes terlambat terdeteksi atau terapi tidak dijalankan secara konsisten,” jelas Marshell.
Ia menekankan pentingnya tata laksana medis yang konsisten untuk membantu mengendalikan kadar gula darah dan menekan risiko komplikasi.
Pendampingan juga dinilai perlu melibatkan berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan. Keluarga dan komunitas dapat berperan dalam membantu pasien mempertahankan kebiasaan yang mendukung pengelolaan diabetes.
Dukungan Keluarga dan Komunitas
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!