Krisis Ceuta Memburuk, Ratusan Anak Migran Kelaparan dan Tidur di Jalanan Spanyol
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim PenulisTanpa Pendamping
Di antara sedikit orang dewasa yang berada di kawasan gudang, Aziz Dabch (41), warga Kenitra, Maroko, mengatakan seluruh anak di lokasi itu bermimpi bisa mencapai daratan utama Spanyol.
"Semua anak di sini ingin pergi ke Spanyol," ujarnya dalam bahasa Prancis yang terbata-bata.
Ia datang bersama istri dan dua anak perempuannya.
Putrinya yang berusia 17 tahun mengatakan tidak ada seorang pun yang mengurus anak-anak tanpa pendamping tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak ada makanan. Hari ini kami belum makan sama sekali," katanya.
Keluhan serupa disampaikan seorang perempuan berusia 45 tahun yang enggan disebutkan namanya. Ia menyeberang ke Ceuta bersama suami dan anak perempuannya dengan berenang.
"Ada banyak anak di bawah umur di sini. Saya tidak melihat siapa pun yang merawat mereka," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menggambarkan kondisi di lokasi penampungan sangat memprihatinkan.
"Kebersihannya benar-benar buruk. Bau menyengat dan sampah ada di mana-mana," katanya.
Krisis Kemanusiaan
Menurut Kepala Pemerintahan Ceuta Juan Jesus Vivas, sekitar 60.000 migran memasuki wilayah tersebut hanya dalam kurun dua hingga tiga hari pekan ini. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Spanyol memperkirakan jumlahnya sekitar 50.000 orang.
Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska mengatakan sedikitnya 67 migran tewas saat mencoba berenang menuju Ceuta.
Vivas menyebut situasi tersebut sebagai "darurat kemanusiaan dan sosial total."
Perempuan asal Tangier berusia 45 tahun itu mengatakan kemiskinan menjadi alasan utama mereka mempertaruhkan nyawa menuju Spanyol.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!