Delapan Motif Batik Derawan Diluncurkan, IPBN Dorong Diplomasi Budaya Kalimantan Timur
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 17:50 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasSeluruh motif akan diperkenalkan secara bertahap dan dipamerkan pada ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026.
Selain menghadirkan identitas visual melalui batik, IPBN juga merevitalisasi Tari Dalling, tarian tradisional masyarakat Suku Bajau yang mulai jarang dikenal generasi muda.
Revitalisasi dilakukan melalui penyempurnaan koreografi, aransemen musik, tata busana, hingga strategi promosi digital tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional yang menjadi ruh tarian tersebut.
Sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan, IPBN akan menghadirkan kampanye Dalling TikTok Trends agar Tari Dalling lebih dekat dengan generasi muda dan berkembang menjadi ekspresi budaya yang hidup di ruang digital.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dewan Pembina IPBN, Sapta Nirwandar, menilai Derawan dan Maratua memiliki modal besar untuk menjadi destinasi wisata budaya kelas dunia karena mampu memadukan keindahan alam dengan kekayaan tradisi masyarakat pesisir.
Menurut mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, pembangunan destinasi wisata masa depan tidak cukup mengandalkan panorama alam, tetapi harus diperkuat melalui identitas budaya, festival, serta produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.
"Derawan memiliki modal luar biasa. Alamnya kelas dunia, diperkaya budaya masyarakat Bajau, Tari Dalling, dan kini motif batik khas yang menjadi identitas baru. Kombinasi ini menjadi keunggulan yang tidak dimiliki banyak destinasi wisata lain," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mendorong promosi budaya Indonesia diperluas melalui diplomasi budaya di berbagai kota dunia sehingga batik dan budaya Derawan-Maratua semakin dikenal di pasar internasional.
Program "Dalling dan Batik untuk Derawan, Maratua, dan Budaya" merupakan bagian dari Program Layanan Produksi Bidang Kebudayaan yang didukung Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan LPDP. Melalui kolaborasi pemerintah, komunitas budaya, akademisi, pelaku seni, dan masyarakat lokal, program ini diharapkan memperkuat identitas budaya Kepulauan Derawan dan Maratua sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!