Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa M7,1 Jepang: PM Takaichi Kebut Evakuasi Korban

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 16:40 WIB | Oleh:

Sejumlah fasilitas kesehatan turut terdampak akibat gangguan listrik. Salah satu rumah sakit di Kota Uki menghentikan operasional karena tidak dapat menjalankan layanan medis, sementara rumah sakit lain menangguhkan penerimaan pasien setelah menangani 86 korban gempa, termasuk tiga pasien dengan luka berat.

Sektor transportasi dan industri juga mengalami gangguan. Operator kereta cepat menghentikan seluruh layanan setelah gempa, sedangkan perusahaan seperti Renesas Electronics, Sony, Tokyo Electron, Honda, hingga Toyota menghentikan sementara operasional pabriknya. Produsen semikonduktor TSMC sempat mengevakuasi pekerja dari fasilitasnya sebelum kembali melanjutkan operasi pada Selasa malam.

Jepang berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang dikenal memiliki aktivitas seismik tinggi dan mencatat sekitar 20 persen gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 atau lebih di dunia. Gempa terbaru ini juga merusak sejumlah bangunan bersejarah, termasuk Kastel Kumamoto serta beberapa kuil dan rumah tradisional yang sebelumnya pernah terdampak gempa besar pada 2016.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Gempa M7,1 Jepang: PM Takai...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

29 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.