Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemerintah Provinsi Papua Harap Adanya Penambahan Kouta BBM Subsidi

28 Senin, 05 Okt 2026, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Provinsi Papua Harap Adanya Penambahan Kouta BBM Subsidi Pemerintah Provinsi Papua Harap Adanya Penambahan Kouta BBM Subsidi Doc: ANTARA
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Karsudi saat memantau salah satu SPBU yang ada di Kota Jayapura, Papua pada beberapa waktu lalu.

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat berharap penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sektor industri dan mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Karsudi di Jayapura, Senin (05/10), mengatakan berdasarkan data dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) total kuota yang dialokasikan mencakup 44.396 kiloliter minyak solar, 40.804 kiloliter minyak tanah, serta 118.542 kiloliter pertalite.

"Dan dari sembilan wilayah di Provinsi Papua, Kota Jayapura mendapatkan alokasi terbesar yakni minyak solar 29.573 kiloliter, minyak tanah 18.988 kiloliter, ​dan pertalite 58.676 kiloliter," katanya.

Menurut Karsudi, kemudian disusul oleh Kabupaten Biak Numfor dengan kuota solar sebesar 5.006 kiloliter, minyak tanah 5.162 kiloliter, dan pertalite 15.102 kiloliter. Sementara itu, Kabupaten Jayapura memperoleh 5.522 kiloliter solar, 6.829 kiloliter minyak tanah, serta 18.613 kiloliter pertalite.

"Meski begitu kuota yang ada ini kurang oleh sebab itu kami sedang berupaya untuk meningkatkan penambahan kuota BBM, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan guna menunjang proyek strategis nasional yang ada di Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan upaya penambahan kuota dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

"Peningkatan kebutuhan BBM tidak terlepas dari bertambahnya jumlah kendaraan serta aktivitas masyarakat sehingga kondisi tersebut perlu diikuti dengan penyesuaian kuota agar ketersediaan BBM dapat memenuhi kebutuhan di lapangan," katanya lagi.

Dia menambahkan Pemprov Papua juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi BBM sehingga kebutuhan masyarakat dan sektor pembangunan dapat terpenuhi.

"Selain penambahan kuota, pemerintah daerah menyiapkan penguatan infrastruktur distribusi BBM, termasuk rencana pembangunan SPBU di Koya Koso yang diarahkan untuk melayani kebutuhan solar sektor industri," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemnaker Verifikasi Mitra M...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.