Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Papua Siapkan Strategi Baru

25 Senin, 05 Okt 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Papua Siapkan Strategi Baru Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Papua Siapkan Strategi Baru Doc: ANTARA
Ket. Suasana Pasar Tradisional Hamadi Kota Jayapura, Papua.

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan setempat menyiapkan strategi pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan, distribusi serta koordinasi berbasis data.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, di Jayapura Senin (05/10), mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga inflasi agar tetap terkendali sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Strategi pengendalian inflasi ke depan diarahkan pada penguatan sistem peringatan dini melalui neraca pangan sehingga pemerintah dapat mengantisipasi potensi gangguan pasokan dan perubahan harga komoditas," katanya.

Menurut Andry, oleh sebab itu produksi, khususnya pertanian, perikanan dan kelautan harus diperkuat sesuai prioritas untuk menjaga kemandirian pangan berdasarkan potensi lokal yang ada di Papua.

"Penguatan produksi pangan perlu berjalan beriringan dengan perbaikan infrastruktur dan konektivitas logistik untuk memastikan pasokan bahan kebutuhan pokok dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan selain itu Pemprov Papua juga bakal terus meningkatkan koordinasi antara TPID provinsi dan kabupaten/kota dengan dukungan Bank Indonesia, BPS, Bulog, Satgas Pangan, organisasi perangkat daerah serta pemangku kepentingan lainnya.

"Karena pengendalian inflasi bukan untuk mengejar penghargaan, tetapi memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sesuai kemampuan daya belinya," katanya.

Dia menambahkan prestasi Provinsi Papua sebagai daerah berkinerja terbaik dalam pengendalian inflasi di kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, merupakan hasil dari sinergi berbagai pihak yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

“Penghargaan ini bukan tujuan utama, tetapi menjadi bukti bahwa upaya pengendalian inflasi yang dilakukan bersama-sama telah berjalan dengan baik. Sehingga ke depan kami akan terus memperkuat produksi pangan dan kelancaran distribusi agar stabilitas harga dapat terjaga secara berkelanjutan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Sekolah Rakyat Perluas Ruan...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.