Sawah Rusak Dikebut Pulih, Pemerintah Jaga Produksi Pangan Aceh
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 19:30 WIB | Oleh: Tim PenulisLalu, pembangunan irigasi perpipaan di 13 kabupaten/kota sebanyak 149 unit dengan anggaran Rp14 miliar telah menunjukkan progres sekitar 50 persen. Adapun pembangunan bangunan konservasi sebanyak 45 unit senilai Rp5,4 miliar dengan realisasi keuangan sekitar 36 persen.
Selanjutnya, tambah Nurlis, jaringan irigasi tersier, dari total 300 unit yang direncanakan dengan anggaran Rp30 miliar, saat ini sudah sekitar 78 persen, dan terbangun sekitar 235 unit. Selain itu, pembangunan jalan usaha tani (JUT) 106 unit dengan anggaran Rp11,6 miliar, realisasi keuangannya sudah 31 persen.
"Secara total, seluruh kegiatan tersebut sudah tercapai realisasi keuangan sebesar 48,48 persen hingga 21 Juli 2026," ujarnya.
Nurlis menambahkan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf berharap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini tidak hanya memulihkan kondisi lahan, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di seluruh wilayah terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, diinstruksikan kepada Distanbun Aceh untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan rakyat khususnya petani yang terdampak bencana. Serta, selalu membangun dan memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak.
“Baik itu dengan Kementan, Satgas PRR Kemendagri, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh program berjalan sesuai target," demikian Nurlis Effendi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!