Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WTA Wajibkan Tes Gen bagi Petenis Putri, Jadi Syarat Baru Tampil di Tur Profesional

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 07:05 WIB | Oleh:

Di sisi lain, legenda tenis Billie Jean King, juara 12 Grand Slam tunggal sekaligus ikon perjuangan kesetaraan gender dalam olahraga, berpendapat bahwa pelarangan atlet transgender bertanding di kategori putri merupakan bentuk diskriminasi.

Kelompok advokasi hak-hak transgender juga menilai kebijakan yang membatasi partisipasi atlet transgender berpotensi bersifat diskriminatif.

Sementara itu, pihak yang mendukung pembatasan tersebut berargumen bahwa individu yang telah melewati masa pubertas laki-laki memiliki keuntungan biologis, terutama dari sisi struktur otot dan rangka, yang dinilai tidak sepenuhnya hilang meskipun telah menjalani transisi gender.

Dengan diberlakukannya aturan baru ini, WTA menjadi organisasi tenis profesional terbaru yang mengadopsi pendekatan berbasis pemeriksaan biologis dalam menentukan kelayakan atlet untuk berkompetisi di kategori putri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
LSF Ungkap Anak Rentan Terp...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.