Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Batam: 4 Lokasi Usulan KNMP 2026 Telah Jalani Survei Topografi

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 12:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Batam: 4 Lokasi Usulan KNMP 2026 Telah Jalani Survei Topografi Doc: ANTARA
Ket. Tampak bangunan untuk docking kapal di Kampung Nelayan Merah Putih Tanjung Banun di Galang Batam, Kepri (7/7/2026).

BATAM – Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebutkan empat dari enam lokasi usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 telah menjalani survei topografi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, mengatakan pembahasan mengenai usulan KNMP 2026 menjadi salah satu agenda dalam pertemuan Gubernur Kepulauan Riau dengan para kepala daerah se-Kepri dengan Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Tim dari Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan pada Jumat (17/7) untuk membahas usulan KNMP tahun ini dan rencana pengadaan aset lainnya," katanya saat dihubungi di Batam, Selasa (21/7).

Ia menjelaskan Batam mengusulkan enam lokasi pembangunan KNMP pada 2026, yakni di Ngenang Kecamatan Nongsa, Kampung Bagan Kecamatan Sungai Beduk, Karas Kecamatan Galang, Temoyong Kecamatan Bulang, Bulang Kecamatan Bulang, serta Pulau Terung Kecamatan Belakang Padang.

Dari enam lokasi tersebut, empat telah menjalani survei topografi oleh tim KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau. Ia mengatakan survei topografi penting untuk dilaksanakan sebagai tahapan awal penentuan lokasi pembangunan.

"Empat lokasi sudah di survei topografi, sementara dua lokasi lainnya masih menunggu jadwal dari KKP dan DKP Provinsi," ujarnya.

Yudi menyebut dua lokasi yang masih menunggu survei yakni KNMP Ngenang di Kecamatan Nongsa dan Kampung Bagan di Kecamatan Sungai Beduk.

Sementara itu, untuk pembangunan KNMP tahun 2025, ia mengatakan tiga lokasi di Batam telah rampung dibangun, yakni di Pulau Kasu, Sekanak Raya dan Tanjung Banun.

Meski demikian, ketiga fasilitas tersebut masih menunggu proses penyerahan aset dari KKP kepada pemerintah daerah.

"Saat ini masih dalam proses draft penyerahan aset. Untuk jadwal penyerahannya kami masih menunggu dari KKP," katanya.

Namun Yudi mengatakan bahwa fasilitas KNMP telah mulai dimanfaatkan oleh koperasi nelayan, meski belum beroperasi secara penuh.

"Yang sudah berjalan baru sentra kuliner, pelantar, musala, dan kantor. Sedangkan pabrik es serta cold storage belum beroperasi karena asetnya masih dipinjam-pakaikan dari KKP," ujar Yudi.

Menurut dia, setelah proses penyerahan aset selesai, seluruh fasilitas di KNMP diharapkan dapat beroperasi optimal untuk meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.