Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian UMKM Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 untuk Ribuan Ojol, Dorong Kebersamaan dan Kesejahteraan

📅 Senin, 20 Jul 2026, 04:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian UMKM Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 untuk Ribuan Ojol, Dorong Kebersamaan dan Kesejahteraan Doc: Antara
Ket. Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dalam jeda Nobar Final Piala Dunia 2026 bersama ojol yang dilaksanakan di kawasan Kantor Kementerian UMKM Jakarta, Senin (20/7).

Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memfasilitasi ribuan pengemudi ojek daring nonton bareng final Piala Dunia 2026 sebagai ajang mempererat silaturahmi, kebersamaan, sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM.

Kegiatan yang digelar di Kantor Kementerian UMKM Jakarta tersebut mempertemukan pengemudi ojek daring dan pelaku UMKM dalam suasana kebersamaan melalui penyelenggaraan nonton bareng laga puncak Piala Dunia 2026.

"Saya bersama Pak Wamen (UMKM) membuat acara ini bukan hanya sekedar ingin nonton bareng final, tapi ada pesan besar dari Pak Presiden (Prabowo Subianto) kepada semua teman-teman ojek online Indonesia," kata Maman di sela nobar tersebut di Jakarta, Senin (20/7) dini hari.

Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto mengarahkan seluruh jajaran kabinet untuk berpihak kepada masyarakat ekonomi bawah, termasuk para pengemudi ojek daring sebagai bagian penting pelaku usaha mikro.

Maman mengatakan Presiden menugaskan Kementerian UMKM menghadirkan ruang harapan bagi pengemudi ojek daring agar memiliki peluang meningkatkan taraf hidup melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan ekosistem usaha.

Menurut dia, keberhasilan upaya meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojek daring sangat bergantung pada terbangunnya ikatan, kepercayaan, dan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem transportasi daring.

Ia menilai kepercayaan antara pengemudi ojek daring, perusahaan aplikasi seperti Grab, GoTo, Maxim, dan InDrive, serta pemerintah menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kebijakan yang berpihak kepada para mitra pengemudi.

Maman menegaskan sinergi pemerintah, perusahaan aplikasi, dan komunitas pengemudi ojek daring diharapkan mampu merealisasikan arahan Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan para mitra sehingga taraf hidup mereka semakin baik pada masa mendatang.

Ia menambahkan suasana final Piala Dunia semakin menarik karena dirinya mendukung Spanyol, sedangkan Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menjagokan Argentina sehingga perbedaan pilihan menambah kemeriahan acara bersama ribuan peserta.

Ia menegaskan siapa pun pemenang pertandingan bukan persoalan utama karena tujuan penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membangun kekompakan komunitas pengemudi ojek daring serta pelaku UMKM.

Menteri UMKM juga mengingatkan para pengemudi ojek daring agar tetap menjaga persaudaraan meski berbeda dukungan, kemudian kembali ke rumah dengan aman untuk menyongsong aktivitas mencari nafkah esok hari.

Saat dimintai prediksi hasil pertandingan, Maman mengaku bersikap subjektif sebagai pendukung Spanyol dan memperkirakan tim favoritnya mampu mengalahkan Argentina dengan skor tipis 2-1 pada laga final tersebut.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza mengatakan komunitas pengemudi ojek daring merupakan keluarga besar UMKM sehingga momentum nonton bareng diharapkan mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

Helvi juga memprediksi Argentina akan mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2 pada final Piala Dunia 2026 berdasarkan penilaiannya dari aspek teknis pertandingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Aston Villa Resmi Datangkan Joao Gomes dari Wolverhampton

32 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Aston Villa Resmi Datangkan...
Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

20 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.