Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Spanyol Vs Argentina: Duel Tim yang Nyaris Sempurna Kontra Tim Bermental Baja

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 07:07 WIB | Oleh:


Provokasi Argentina

Spanyol selalu tampil sebagai tim yang lebih menyerang walau kerepotan saat mengalahkan Portugal dan kebobolan lebih dulu kala menghadapi Belgia.

Puncak keangkeran Spanyol terpamerkan ketika mereka mengungguli Prancis yang selalu menang sebelum mencapai semifinal.

Spanyol juga satu-satunya tim yang sulit dibobol lawan, yang untuk itu sulit untuk dikalahkan. Kinerja seperti itu sudah terbentuk jauh sebelum kickoff Piala Dunia 2026.

Sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada 22 Maret 2024, Spanyol tak pernah kalah dalam 37 pertandingan.

Dan sejak seri 2-2 melawan Turki dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 18 November 2025, tak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam 11 laga terakhirnya.

Sedangkan dalam 37 laga terakhirnya Argentina sudah tiga kali kalah dari Kolombia, Paraguay, dan Ekuador.

Namun sejak dikalahkan Ekuador 1-0 pada 9 September 2025, Argentina tak terkalahkan dalam 14 pertandingan. Sepanjang masa ini mereka dua kali kebobolan lebih dari satu gol, yakni saat dilawan Tanjung Verde dan Mesir pada Piala Dunia 2026.

Tapi Spanyol harus tahu, terakhir kali tim Eropa mengalahkan Argentina terjadi delapan tahun silam kala Prancis mengalahkan Argentina 4-3 dalam babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Spanyol juga kalah 1-2 dari Argentina pada fase grup Piala Dunia 1966, yang menjadi satu-satunya pertemuan kedua tim dalam turnamen Piala Dunia. Walau begitu, dari total 14 pertemuan di antara mereka, baik Argentina maupun Spanyol sama-sama menang enam kali.

Catatan-catatan itu bisa menjadi petunjuk bahwa pertandingan final ini menjanjikan kesengitan. Tapi seperti biasa, Spanyol akan menjadi tim yang lebih mendikte lapangan.

Masalahnya, La Roja sering kesulitan menghadapi tim-tim yang melakukan pressing tinggi di daerahnya sendiri. Dan Argentina termasuk jenis tim semacam itu, bahkan lebih fisikal dan agresif.

Selain itu, Argentina juga cenderung provokatif, untuk memancing emosi lawan agar permainan lawan rusak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Luar Negeri
Prancis Endus Ancaman Hibri...
Luar Negeri
Denmark-AS Sepakat Pakta Ke...
Advertisement
Pakar Kebencanaan Ungkap “Megathrust” Bagian dari Zona Subduksi

Pakar Kebencanaan Ungkap “Megathrust” Bagian dari Zona Subduksi

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.