Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 200 Burung Liar

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 14:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 200 Burung Liar Doc: ANTARA
Ket. Petugas Karantina Satpel Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, melepasliarkan ratusan burung liar di kawasan Gunung Ijen.

BANYUWANGI – Karantina Satuan Pelayanan (Satpel) Ketapang, Banyuwangi, menggagalkan penyelundupan sekitar 200 burung liar tanpa dokumen karantina yang dikirim dari Bali menuju Wonogiri, Jawa Tengah.

Penanggung Jawab Karantina Satpel Ketapang Fitri Hidayati dalam keterangan tertulis di Banyuwangi, Minggu (19/7), mengatakan burung-burung tersebut ditemukan saat petugas melakukan pengawasan rutin di kawasan Pelabuhan Ketapang.

"Kami bersama instansi terkait menemukan sekitar 200 ekor burung liar di dalam Bus Mansion tanpa dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal. Selanjutnya seluruh burung diamankan untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya. 

Fitri tak merinci kapan peristiwa penemuan sekitar 200 ekor burung liar itu.

Fitri menjelaskan lalu lintas burung liar antarpulau wajib dilengkapi sertifikat kesehatan karantina dan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN) yang diterbitkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Menurut dia, lalu lintas burung liar tanpa sertifikat kesehatan berisiko menyebarkan penyakit zoonosis, mengganggu peternakan, merusak ekosistem, serta mengancam kelestarian satwa.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Karantina Satpel Ketapang bersama TNI AL, Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tanjungwangi, dan masyarakat.

Seluruh burung kemudian diperiksa kesehatannya, diidentifikasi jenisnya, lalu diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur untuk dilepasliarkan di kawasan Cagar Alam Kawah Ijen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Gaza Bertahan di Antara Ras...
Luar Negeri
Iran Siapkan Undang-undang ...
Daerah
Pemkot Bandung Produksi Bib...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.