Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perampingan BUMN Diminta Fokus Produktivitas

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh:

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap proses merger mampu menciptakan nilai tambah (value creation) bagi perusahaan maupun negara.

Toto mencontohkan, sejumlah konsolidasi pada masa lalu justru gagal meningkatkan kinerja perusahaan karena proses integrasi pascamerger tidak berjalan optimal.

Karena itu, ia menyarankan pemerintah memperkuat tahapan due diligence, pembentukan project management office (PMO), hingga pelaksanaan post-merger integration agar manfaat konsolidasi benar-benar dapat dirasakan.

Meski demikian, Toto menilai agenda perampingan BUMN tetap merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan negara.

"Kalau sekarang Presiden menyampaikan dari sekitar seribuan akan dibuat menjadi hanya sekitar 300, tentu konteksnya adalah dalam upaya bagaimana supaya daya saing dari BUMN itu bisa diperkuat," katanya.

Ia menilai penggabungan perusahaan sejenis dapat menurunkan struktur biaya melalui integrasi pengadaan barang dan jasa, pemanfaatan fasilitas bersama, serta optimalisasi sumber daya perusahaan.

"Dengan cost structure yang lebih ringan, maka tentu otomatis bottom line atau angka profitnya juga bisa meningkat," ujar Toto.

Sementara itu, Chief Executive Officer Danantara Investment Management Dony Oskaria menegaskan transformasi BUMN tidak semata mengejar efisiensi finansial, tetapi juga harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Di samping melakukan transformasi pengelolaan BUMN, kami juga bertanggung jawab kepada seluruh rakyat Indonesia. Bagaimana pengelolaan BUMN ini harus dapat kita wariskan kepada generasi berikutnya," kata Dony.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

KPPU Desak Revisi UU Antimonopoli

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
KPPU Desak Revisi UU Antimo...
Luar Negeri
Cuaca Panas El Nino Tingkat...
Nasional
Perampingan BUMN Diminta Fo...
Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.