Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 14:05 WIB | Oleh: SriyonoJika Kopdes mengambil alih peran itu, menurut Amran, koperasi berpotensi meraih keuntungan sekitar Rp50 triliun, sementara sisanya sekitar Rp263 triliun kembali ke petani dalam bentuk nilai tukar dan daya beli yang lebih tinggi.
Presiden juga menyebut rencana koperasi nelayan khusus dengan gudang pendingin, pabrik es, dan kapal tangkap berukuran besar yang dicicil dari hasil tangkapan, bukan diberikan cuma-cuma, sebagai perluasan dari logika off-taker yang sama.
Untuk mewujudkan fungsi tersebut secara optimal, pemerintah menyiapkan pelaksanaan secara bertahap. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan pelatihan manajer Kopdes dijadwalkan dimulai sekitar Oktober 2026, sementara operasional sebagian besar koperasi ditargetkan berlangsung pada akhir tahun.
Pendekatan bertahap ini memberikan ruang bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebelum seluruh fungsi dijalankan secara penuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data Sistem Informasi Manajemen Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih per 14 Juli 2026 menunjukkan bahwa dari 83.382 koperasi berbadan hukum, sebanyak 16.091 unit telah menyelesaikan pembangunan fisik, 19.296 unit masih dalam tahap pembangunan, sedangkan sisanya berada pada proses usulan dan verifikasi lahan.
Tahapan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kelembagaan Kopdes masih berlangsung sehingga pengembangan fungsi usaha dapat dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing daerah.
Setiap fungsi usaha koperasi juga memerlukan kompetensi manajerial yang berbeda. Karena itu, pengembangan Kopdes akan lebih efektif apabila dilakukan secara bertahap dengan menetapkan prioritas fungsi utama terlebih dahulu sebelum memperluas layanan ke bidang usaha lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendekatan seperti ini memberi kesempatan kepada pengurus untuk membangun pengalaman operasional, memperkuat tata kelola, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha koperasi.
Dalam proses tersebut, pengalaman Perum Bulog dapat menjadi rujukan yang berharga. Hingga 13 Juli 2026, Bulog telah menyerap 3,2 juta ton gabah setara beras atau 83,2 persen dari target nasional empat juta ton sepanjang 2026 melalui Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. Mekanisme ini telah memberikan perlindungan harga bagi petani ketika panen raya berlangsung.
Pengalaman tersebut dapat menjadi model bagi pengembangan fungsi off-taker Kopdes pada komoditas lain seperti hortikultura, perikanan tangkap, dan peternakan yang selama ini belum memiliki sistem penyangga harga sekuat komoditas gabah. Dengan dukungan gudang, alat pengering, dan cold storage, Kopdes berpeluang mengisi kebutuhan tersebut sehingga keberadaannya memberikan nilai tambah yang nyata bagi produsen di desa.
Pusat Ekonomi Desa
Fungsi ketiga dari Kopdes yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Hari Koperasi Nasional akhir pekan lalu adalah penyaluran kredit super mikro dengan bunga rendah, selain skema simpan pinjam yang sudah ada untuk anggota koperasi.
Bunga kredit mikro dan super mikro tanpa agunan Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) diturunkan dari 22 persen menjadi 8 persen per tahun, setelah sebelumnya sempat berada di kisaran 24 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!