Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Buol Diimbau Tetap Tenang Setelah Gempa Magnitudo 5,1

📅 Senin, 13 Jul 2026, 05:28 WIB | Oleh:
Warga Buol Diimbau Tetap Tenang Setelah Gempa Magnitudo 5,1 Doc: antara foto
Ket. Gempa guncang Buol, Sulteng.

PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau warga setempat tetap tenang setelah gempa magnitudo 5,1 mengguncang kabupaten tersebut.

"Waspada tetap, namun jangan panik," kata Kepala BPBD Buol Moh Khacfy Mardjuni melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Minggu (12/7).

Ia mengemukakan hingga Pukul 22.40 Wita, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor, guna memastikan kondisi pascagempa tetap kondusif.

BPBD juga telah mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) melakukan kaji cepat, berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, untuk mengetahui tingkat kerusakan dampak guncangan gempa.

"Kami meminta para Kepala Desa membantu proses pendataan bila ada kerusakan terjadi di wilayah masing-masing," ujarnya.

Data sementara dihimpun pemerintah setempat sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan yakni Kantor Mall Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, kemudian Kantor Inspektorat, termasuk rumah warga di Kelurahan Kali.

Sebelumnya Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto melaporkan gempa mengguncang Buol terjadi pada Pukul 21.05 WIB dengan kedalaman 21 kilometer.

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa yang terjadi merupakan kategori dangkal dan tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Ia menjelaskan episenter gempa berada pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol.

Berdasarkan hasil analisis BMKG gempa tersebut dipicu aktivitas subduksi lempeng, sementara mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan naik geser (oblique-thrust).

Menurut peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan pada skala intensitas IV MMI di wilayah Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol.

"Pada intensitas tersebut getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan gerabah pecah, pintu dan jendela berderik, serta dinding berbunyi," tutur Wijayanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.