• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Amartha Edukasi Masyarakat...

Amartha Edukasi Masyarakat Lewat Lima Langkah Investasi Bijak dan Berdampak

Senin, 13 Jul 2026, 19:35 WIB

JAKARTA – Investasi kini semakin mudah diakses masyarakat berkat perkembangan teknologi. Aktivitas yang sebelumnya identik dengan pemodal besar kini dapat dilakukan oleh berbagai kalangan dengan modal yang lebih terjangkau. Namun, di tengah kondisi pasar yang dinamis, masyarakat diingatkan untuk tetap bijak dalam mengelola keuangan dan memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan serta profil risikonya.

Certified Financial Planner (CFP) dan Registered Financial Advisor (RIFA) Lolita Setyawati mengatakan tren investasi masyarakat mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya banyak investor mengejar keuntungan cepat, kini semakin banyak yang mulai mempertimbangkan kesesuaian investasi dengan tujuan keuangan, profil risiko, serta transparansi pengelolaan dana.

Ket. Foto: Ilustrasi pembiayaan produktif UMKM perempuan. Amartha membagikan lima tips investasi bijak bersama perencana keuangan Lolita Setyawati sekaligus mendorong masyarakat berinvestasi sambil mendukung pembiayaan produktif bagi UMKM perempuan di Indonesia. — Sumber: Amartha

Menurut Lolita, investor juga mulai memperhatikan bagaimana dana investasi mereka disalurkan. Selain mengejar potensi imbal hasil, sebagian masyarakat ingin mengetahui apakah investasinya turut mendukung sektor riil, termasuk pembiayaan produktif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menjawab kebutuhan tersebut, Amartha menghadirkan Amartha Prosper melalui produk Grassroots Growth Series (GGS). Produk ini memungkinkan masyarakat berinvestasi sekaligus mendukung pembiayaan produktif bagi UMKM perempuan di lebih dari 50.000 desa di Indonesia.

Chief Funding Officer Amartha Julie Fauzie mengatakan investasi pada sektor riil dapat menjadi alternatif di tengah ketidakpastian pasar. Melalui Amartha Prosper, masyarakat dapat berinvestasi sekaligus mendukung pembiayaan sektor riil, khususnya pembiayaan produktif UMKM perempuan di perdesaan.

“Investor bukan hanya memperoleh potensi imbal hasil, melainkan juga investasi yang disalurkan dapat memberi dampak ekonomi yang lebih luas dan inklusif," ujar Julie melalui siaran pers pada hari Senin (13/7).

Untuk membantu masyarakat berinvestasi secara bijak, Amartha bersama Lolita Setyawati membagikan lima langkah yang perlu diperhatikan calon investor.

Tips pertama adalah memastikan kondisi keuangan pribadi telah sehat sebelum mulai berinvestasi. Lolita menekankan pentingnya memiliki arus kas yang stabil, cicilan yang terkendali, serta dana darurat sebelum mengalokasikan dana ke instrumen investasi.

Julie menyarankan dana darurat idealnya setara enam kali pengeluaran bulanan. Namun, bila belum memungkinkan, masyarakat dapat mulai menyiapkan dana darurat sebesar dua hingga tiga kali pengeluaran bulanan. Lolita juga mengingatkan agar investasi tidak menggunakan dana darurat maupun dana pinjaman, melainkan menggunakan "uang dingin" yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat.

Langkah kedua adalah memahami tujuan investasi dan profil risiko. Menurut Lolita, setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari dana pendidikan, persiapan pensiun, membeli rumah, hingga menjaga nilai aset dari inflasi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak berinvestasi hanya karena mengikuti tren atau tergiur keuntungan yang diperoleh orang lain. Pemahaman terhadap mekanisme investasi, potensi keuntungan, serta risiko menjadi kunci untuk mengurangi kecemasan dalam berinvestasi.

Tips ketiga adalah memilih produk investasi yang legal dan logis. Lolita menekankan pentingnya memastikan produk memiliki izin dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait.

Selain itu, investor juga perlu memahami bagaimana dana dikelola, ke mana dana disalurkan, serta sumber potensi imbal hasil yang ditawarkan. Menurutnya, keputusan investasi tidak seharusnya hanya didasarkan pada besarnya return, tetapi juga harus sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.

Dalam Amartha Prosper, Grassroots Growth Series menawarkan beberapa pilihan profil investasi, yakni Balanced-Flex, Balanced, Progressive, dan Dynamic, sehingga investor dapat menyesuaikan pilihan dengan karakteristik serta toleransi risiko masing-masing.

Tips keempat adalah memulai investasi dari nominal kecil namun dilakukan secara konsisten. Lolita mengatakan kemajuan teknologi telah membuat investasi semakin mudah diakses dengan modal yang lebih terjangkau. Julie menilai semakin cepat seseorang memulai investasi, semakin besar peluang memperoleh manfaat pertumbuhan dana dalam jangka panjang melalui efek akumulasi investasi.

Sementara itu, tips terakhir adalah mempertimbangkan nilai tambah dari penyaluran investasi. Menurut Lolita, semakin banyak investor yang ingin mengetahui dampak dari dana yang mereka investasikan, termasuk apakah dana tersebut turut mendukung pembiayaan produktif bagi UMKM.

Ia menambahkan bahwa penyaluran modal kepada UMKM memiliki dampak ekonomi yang luas karena dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, meningkatkan pendapatan keluarga, hingga membuka lapangan pekerjaan baru.

Selama lebih dari 16 tahun beroperasi, Amartha telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 4 juta UMKM perempuan di wilayah perdesaan dengan total penyaluran modal melampaui Rp 47 triliun.

Perusahaan menyebut Amartha Prosper yang diluncurkan pada Januari 2026 mendapat respons positif dari investor ritel karena menawarkan alternatif diversifikasi investasi di luar aset konvensional, sekaligus memberikan dampak sosial melalui pembiayaan sektor riil.

“Investasi pada pembiayaan produktif UMKM merupakan pilihan investasi jangka menengah hingga panjang yang sejalan dengan kebutuhan pendanaan pelaku usaha,” tuturnya.

Menurut Amartha, dampak pembiayaan tersebut juga terlihat dari penciptaan sekitar 90.000 lapangan kerja baru sepanjang 2025 melalui perekrutan karyawan pertama oleh UMKM binaannya. Sebanyak 86 persen dari pekerja yang direkrut merupakan perempuan, menunjukkan kontribusi pembiayaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia.

  • investasi
  • UMKM
  • perencanaan keuangan
  • literasi keuangan
  • UMKM Perempuan
  • Amartha
  • Investasi Bijak
  • Amartha Prosper
  • Grassroots Growth Series
  • Lolita Setyawati
  • Julie Fauzie

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.