- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono Hadiri Pe...
Gubernur Pramono Hadiri Pelantikan IKAMA, Janjikan Ambulans di 5 Wilayah Jakarta
Rabu, 19 Agu 2026, 14:45 WIBJAKARTAÂ -Â Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) se-DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8). Sebanyak 150 pengurus dilantik untuk memperkuat kontribusi masyarakat Madura dalam berbagai bidang kehidupan sosial dan ekonomi di ibu kota.
Pramono mengapresiasi kiprah masyarakat Madura yang selama ini menjadi bagian dari perkembangan Jakarta. Menurutnya, keberadaan IKAMA selama lebih dari lima dekade telah membangun modal sosial yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung Jakarta sebagai kota yang maju, rukun, dan inklusif.
"Selama 52 tahun, IKAMA menjadi wadah silaturahmi, pengabdian, pemberdayaan, serta pelestarian nilai-nilai budaya Madura. Perjalanan panjang ini menjadi modal sosial yang sangat kuat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Jakarta," ujar Pramono.
Ia menilai nilai-nilai budaya Madura juga dapat menjadi kekuatan dalam menjaga hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah. Salah satu nilai yang disoroti adalah falsafah Bhuppaâ Bhabhuâ Ghuru Rato yang mengajarkan penghormatan terhadap orang tua, guru, dan pemimpin.
Menurut Pramono, nilai tersebut sejalan dengan upaya membangun kehidupan sosial yang mengedepankan kerukunan dan toleransi. IKAMA pun dinilai dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat hubungan antarkelompok masyarakat di Jakarta.
"Falsafah kepatuhan dan penghormatan kepada orang tua, guru, dan pemerintah daerah ini menjadikan IKAMA sebagai mitra strategis dalam merawat kerukunan, memperkuat toleransi, serta menjaga stabilitas sosial di Jakarta," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyampaikan sejumlah kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat layanan dasar bagi masyarakat. Pemerintah daerah terus mendorong pemerataan akses pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari strategi memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Di sektor pendidikan, Pemprov DKI Jakarta memberikan KJP Plus kepada 707.420 siswa dan menyediakan KJMU bagi mahasiswa. Pemprov DKI juga menggratiskan biaya pendidikan di 155 sekolah swasta dan pondok pesantren, menjalankan program pemutihan ijazah, serta menyiapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Di bidang kesehatan, kami menggratiskan fasilitas di 31 RSUD, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas Pembantu, serta membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi warga tidak mampu," urai Pramono.
Selain membahas pembangunan dan pelayanan dasar, pertemuan tersebut turut menjadi ruang penyampaian aspirasi pengurus IKAMA kepada Pemprov DKI Jakarta. Salah satu kebutuhan yang disampaikan berkaitan dengan dukungan fasilitas operasional untuk menunjang kegiatan kemanusiaan di lima wilayah kota administrasi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Pramono menyatakan Pemprov DKI Jakarta siap memfasilitasi pengadaan ambulans untuk masing-masing wilayah kepengurusan IKAMA. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat aksi sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan layanan maupun penanganan medis.
"Saya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk mengupayakan pengadaan satu unit ambulans bagi masing-masing lima wilayah kepengurusan IKAMA di DKI Jakarta. Langkah ini untuk mengoptimalkan aksi kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis," ungkap Pramono.
Ketua Umum DPP IKAMA H. Muhammad Rawi mengatakan jajaran organisasi siap memperkuat kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program pembangunan. Menurutnya, masyarakat Madura memiliki berbagai potensi yang dapat dikolaborasikan untuk membantu menjaga ketertiban dan meningkatkan kesejahteraan warga.
"Komunitas masyarakat Madura di Jakarta siap bersinergi penuh dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Rawi.
Ia menyebut potensi masyarakat Madura di Jakarta mencakup berbagai sektor, mulai dari jejaring warung Madura hingga bidang pendidikan dan kegiatan sosial. Seluruh potensi tersebut akan terus diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera.
"Seluruh potensi IKAMA, mulai dari jejaring warung Madura hingga sektor pendidikan, akan terus dikerahkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan bersama di Jakarta," tambah Rawi.
Pelantikan pengurus DPW dan DPC IKAMA se-DKI Jakarta menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi masyarakat dalam pembangunan ibu kota. Kolaborasi antara IKAMA dan Pemprov DKI Jakarta diharapkan tidak hanya berlangsung dalam bidang sosial dan kemanusiaan, tetapi juga berkembang melalui pemberdayaan ekonomi, UMKM, pendidikan, serta penguatan kehidupan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru yang telah dilantik, IKAMA diharapkan semakin aktif menjadi penghubung antara masyarakat Madura dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun Jakarta yang inklusif dengan melibatkan berbagai komunitas dan latar belakang masyarakat dalam proses pembangunan.
- Pembangunan Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
- UMKM Jakarta
- Masyarakat madura
- Kerukunan dan Toleransi
- Ikatan Keluarga Madura (IKAMA)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.