Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Tulungagung

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Tulungagung Doc: Antara
Ket. Empat tokoh adat melakukan ritual jelang prosesi melarung ancak berisi aneka hasil bumi dan hasil laut menggunakan rakit di perairan Pantai Sidem, Teluk Popoh, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (12/7/2026).

Tulungagung - Gelaran ritual budaya sedekah bumi larung sembonyo yang digelar masyarakat pesisir Pantai Sidem, Tulungagung, Jawa Timur berlangsung meriah dan menjadi atraksi wisata yang menjadi magnet ratusan pengunjung.

Digelar mulai pukul 08.00 WIB, rangkaian tradisi diawali dengan selamatan bersama dan doa di balai pertemuan warga Dukuh Sidem. Sejumlah hidangan tradisi, termasuk tumpeng hasil bumi, disiapkan sebagai simbol ungkapan syukur kepada Tuhan.

Usai selamatan, warga kemudian mengarak gunungan tumpeng berisi aneka hasil pertanian berupa sayuran dan buah-buahan mengelilingi jalan utama Desa Sidem.

Iring-iringan warga berjalan membawa tumpeng raksasa hingga menuju kawasan pantai.

Tokoh masyarakat Dukuh Sidem, Sunyoto mengatakan Sedekah Bumi dan Larung Sembonyo merupakan tradisi turun-temurun yang menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian dan tangkapan laut.

"Tradisi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan, baik dari hasil bumi maupun hasil laut," katanya.

Ia menjelaskan, mayoritas masyarakat pesisir Sidem selama ini menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian, perikanan, serta usaha wisata di kawasan Pantai Sidem.

Selain kirab tumpeng hasil bumi, warga juga membawa jodang berisi berbagai perlengkapan sesaji seperti nasi, ingkung ayam, serta jenang merah putih untuk dilarung ke laut.

Setelah prosesi kirab selesai, gunungan tumpeng hasil bumi kemudian diperebutkan warga dan pengunjung yang hadir.

Tradisi tersebut menjadi simbol berbagi hasil panen sekaligus bentuk rasa syukur masyarakat atas berkah yang diterima.

Sementara itu, prosesi Larung Sembonyo dilakukan dengan membawa macak berisi aneka hasil bumi dan perlengkapan tradisi menggunakan rakit.

Rakit tersebut kemudian ditarik menggunakan perahu nelayan menuju tengah laut untuk dilarung.

Larung sesaji menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih masyarakat nelayan atas hasil laut yang selama ini menopang kehidupan mereka.

Pelaksanaan Sedekah Bumi dan Larung Sembonyo tahun ini dikemas lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PKB Gelar Nobar Perempat Final Piala Dunia

3 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
PKB Gelar Nobar Perempat Fi...
Luar Negeri
Pentagon Integrasikan Senso...
Olahraga
Haaland: Piala Dunia Mengub...
Luar Negeri
Super El Niño Mengancam, H...
Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.