Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meta Tarik Fitur AI Muse Image di Instagram Usai Dihujani Kritik Soal Privasi

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Meta Tarik Fitur AI Muse Image di Instagram Usai Dihujani Kritik Soal Privasi Doc: ANTARA
Ket. Meta resmi menarik fitur terbaru pada layanan kecerdasan buatan (AI) miliknya yang memungkinkan pengguna membuat gambar berbasis AI menggunakan konten dari akun publik Instagram. Keputusan tersebut diambil setelah fitur itu memicu gelombang kritik terkait privasi dan penggunaan foto maupun gambar pengguna tanpa izin.

JAKARTA - Meta resmi menarik fitur terbaru pada layanan kecerdasan buatan (AI) miliknya yang memungkinkan pengguna membuat gambar berbasis AI menggunakan konten dari akun publik Instagram. Keputusan tersebut diambil setelah fitur itu memicu gelombang kritik terkait privasi dan penggunaan foto maupun gambar pengguna tanpa izin.

Fitur tersebut merupakan bagian dari peluncuran Muse Image, teknologi pembuat gambar berbasis AI yang diperkenalkan perusahaan induk Instagram pada Selasa. Melalui layanan itu, pengguna chatbot Meta AI dapat menandai akun Instagram yang bersifat publik untuk menghasilkan gambar baru atau memodifikasi gambar yang sudah ada dengan bantuan teknologi AI.

Tak lama setelah diperkenalkan, fitur tersebut langsung menuai reaksi negatif dari berbagai kalangan. Meta kemudian mengakui bahwa implementasi fitur itu tidak berjalan sesuai harapan dan menyatakan layanan tersebut sudah tidak lagi tersedia bagi pengguna karena perusahaan mendengarkan berbagai masukan yang diterima.

Muse Image menjadi langkah pertama Meta dalam menghadirkan teknologi pembuatan gambar berbasis AI bagi pengguna platformnya. Namun, fitur tersebut dianggap bermasalah lantaran secara otomatis berlaku pada akun Instagram publik sehingga siapa pun dapat memanfaatkan foto atau gambar yang diunggah untuk menghasilkan konten AI tanpa sepengetahuan maupun persetujuan pemilik akun.

Kebijakan tersebut mendapat sorotan dari berbagai organisasi, termasuk serikat pekerja Hollywood, SAG-AFTRA. Organisasi itu menyebut keputusan Meta mencabut fitur tersebut sebagai sebuah kemenangan setelah sebelumnya mengimbau para anggotanya dan seluruh pengguna Instagram untuk mengambil langkah melindungi identitas visual mereka dari potensi penyalahgunaan teknologi AI.

SAG-AFTRA menilai Meta telah melakukan kesalahan besar dalam membaca kekhawatiran publik terhadap risiko penggunaan gambar tanpa izin. Menurut organisasi tersebut, pemanfaatan foto pengguna untuk kebutuhan AI berpotensi menimbulkan kerugian nyata sehingga perlu diatur dengan perlindungan yang lebih kuat.

Kritik serupa juga datang dari organisasi hak asasi manusia yang berbasis di London, Privacy International. Kepada BBC, lembaga tersebut menyatakan kebijakan itu menjadi bukti terbaru bahwa perusahaan pengembang AI masih memandang gambar dan data pribadi sebagai bahan yang dapat dieksploitasi untuk mengembangkan teknologi mereka.

Menanggapi polemik tersebut, Meta menjelaskan bahwa tujuan awal Muse Image adalah menyediakan alat kreatif yang bermanfaat sekaligus memberikan kendali kepada pengguna atas apakah konten publik mereka dapat dijadikan referensi dalam pembuatan gambar AI. Perusahaan menegaskan telah mendengarkan berbagai masukan dari pengguna sehingga memutuskan untuk menghentikan fitur tersebut.

Sebaiknya Anda baca juga:

Saat pertama kali memperkenalkan Muse Image, Meta menyebut layanan itu baru tersedia di Instagram sebagai tahap awal pengembangan teknologi AI generatif miliknya. Meski fitur tersebut telah dihentikan, perusahaan sebelumnya mengungkapkan rencana menghadirkan lebih banyak integrasi AI ke berbagai platform lain seperti WhatsApp, Facebook, dan Messenger.

Selain memperluas integrasi AI ke sejumlah aplikasi, Meta juga tengah mengembangkan teknologi pembuatan video berbasis AI sebagai bagian dari strategi pengembangan produknya. Hingga kini perusahaan belum memberikan penjelasan tambahan terkait keputusan penghentian Muse Image maupun kemungkinan menghadirkan kembali fitur serupa dengan mekanisme perlindungan privasi yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

B50 Resmi Jalan, Impor Solar RI Dipangkas 18 Juta Kiloliter

B50 Resmi Jalan, Impor Solar RI Dipangkas 18 Juta Kiloliter

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.