Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Dosen Unnes Ajarkan Bahasa Indonesia di Kampus Tiongkok

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Dosen Unnes Ajarkan Bahasa Indonesia di Kampus Tiongkok Doc: Unnes
Ket. Dua dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diundang sebagai dosen tamu untuk mengajarkan Bahasa Indonesia di Fuzhou University, Tiongkok.

SEMARANG - Dua dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menjadi dosen tamu di Fuzhou University, Tiongkok, untuk mengajarkan Bahasa Indonesia.

Dua dosen itu adalah Dr. Imam Baehaqie (Dosen Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia) dan Dr. Wati Istanti (Dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia).

"Kegiatan ini menjadi inisiasi kolaborasi kerja sama khususnya untuk bidang bahasa hukum, mengingat di School of Law, Fuzhou University memiliki MK Hukum Internasional," kata Wati, dalam pernyataan di Semarang, Jumat.

Dua dosen Unnes itu diterima Dekan Fakultas Hukum Fuzhou University Prof. Li zhi dan Kepala International Office Fuzhou University Prof. Shao.

Keduanya melaksanakan visiting lecturer ke Fuzhou University, Tiongkok, dari 30 Juni sampai 1 Juli 2024.

Fuzhou University memiliki fakultas hukum yang mempelajari hukum internasional, termasuk Indonesia.

Menurut dia, ilmu bahasa merupakan pintu pembuka yang bisa digunakan akademisi hukum, sementara hukum suatu negara erat kaitannya dengan budaya setempat, termasuk bahasanya.

"Pengenalan bahasa dan budaya Indonesia bagi mahasiswa Fuzhou University perlu diberikan untuk membekali mereka memahami konteks hukum tersebut," katanya.

Sementara itu, Kepala Humas Unnes Rahmat Petuguran menyampaikan bahwa kehadiran dua dosen Unnes di Fuzhou University diharapkan bisa membuka kerja sama akademik yang lebih luas.

Sebab, kata dia, baik Fuzhou University maupun Unnes memiliki concern yang sama dalam mengembangkan ilmu bahasa.

Unnes melalui Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki rekam jejak panjang dalam memperkuat diplomasi budaya melalui bahasa.

Di samping memiliki Pusat Studi Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), Unnes juga beberapa kali mengirimkan pengajarnya ke negara tujuan.

Selain itu, sejumlah mahasiswa Unnes juga telah dikirim untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa internasional.

Selama mengikuti pertukaran, mereka juga mengajarkan Bahasa Indonesia di universitas yang dituju.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...

Menanti Sinyal The Fed, 4 Agustus 2026

34 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.