Kapal Penjaga Pantai Jepang dan Tiongkok Bertikai di LTT

Rabu, 08 Jul 2026, 02:45 WIB

TOKYO - Kapal-kapal dari penjaga pantai Jepang dan Tiongkok pada Selasa (7/7) saling berhadapan di dekat pulau-pulau yang disengketakan, dengan masing-masing mengklaim mereka mengusir kapal-kapal lain yang telah menyusup ke perairan teritorial mereka.

Insiden itu terjadi di dekat pulau-pulau tak berpenghuni yang diklaim sebagai Senkaku di Jepang dan Diaoyu di Tiongkok, yang berada di antara Taiwan dan Okinawa dan telah menyebabkan ketegangan diplomatik selama beberapa dekade.

Ket. Foto: Sebuah kapal nelayan Taiwan dihadang oleh kapal Penjaga Pantai Jepang (kiri) dekat pulau sengketa Senkaku (Diaoyu) pada September 2012 lalu. Pada Selasa (7/7) kapal-kapal dari penjaga pantai Jepang dan Tiongkok saling berhadapan di dekat pulau sengketa di LTT itu. — Sumber: AFP/Sam Yeh

Penjaga Pantai Jepang mengatakan pihaknya mengusir dua kapal Tiongkok saat mereka mendekati kapal penangkap ikan Jepang yang berlayar di daerah tersebut. Sementara Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan secara terpisah bahwa mereka mengusir kapal nelayan Jepang yang menerobos masuk ke perairan di sekitar pulau-pulau.

Hubungan antara Jepang dan Tiongkok memburuk sejak Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, membuat marah Beijing pada November lalu terkait dengan komentarnya tentang Taiwan.

Kapal-kapal Tiongkok terakhir kali memasuki perairan yang diklaim Jepang sebagai wilayahnya pada 10 Juni, tetapi jarang bagi mereka untuk mendekati kapal nelayan Jepang.

Penjaga Pantai Jepang mengatakan pihaknya mengeluarkan perintah untuk meninggalkan perairan dan berhasil memaksa kapal Penjaga Pantai Tiongkok meninggalkan perairan teritorial Jepang sekitar pukul 09.20 waktu setempat.

“Penjaga pantai kamidikerahkan di sekitar kapal penangkap ikan Jepang untuk menjamin keselamatan mereka," demikian pernyatan dari Penjaga Pantai Jepang.

Sedangkan Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan dalam pernyataannya bahwa kapal penangkap ikan Jepang Zuihou Maru telah menyusup ke perairan teritorial dan kapal-kapal Penjaga Pantai Tiongkok telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperingatkan dan mengusirnya.

Kebuntuan

Tiongkok dan Jepang telah lama menuduh satu sama lain mengerahkan kapal di sekitar pulau-pulau, kadang-kadang mengakibatkan kebuntuan berbahaya.

Penjaga Pantai Jepang mengatakan ada empat kapal Tiongkok yang berlayar di sekitar daerah itu sebelum dua kapal memasuki perairan Jepang dan mengatakan tindakan itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

Dikatakan pula bahwa pihaknya akan terus merespons dengan tenang dan tegas sesuai dengan hukum internasional dan domestik, dan akan mengambil setiap tindakan yang mungkin untuk menjamin keamanan perairan teritorial mereka.

Tiongkok juga telah mengirim kapal ke perairan lain yang disengketakan di Laut Tiongkok Timur (LTT), yang diyakini menyimpan kemungkinan cadangan energi, meskipun ada protes berulang kali dari Jepang untuk menghentikan aksinya.

PM Takaichi mengatakan pada bulan November lalu bahwa Tokyo dapat melakukan intervensi militer dalam setiap serangan terhadap Taiwan yang memerintah sendiri, yang dipandang Tiongkok sebagai wilayahnya dan tidak mengesampingkan pengambilan wilayah dengan paksa.

Beijing mengutuk komentarnya, dan sejak itu mendesak warganya untuk tidak bepergian ke Jepang serta memperketat pembatasan perdagangan terhadap beberapa perusahaan Jepang. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.