Imbas Konflik Geopolitik, Afrika Selatan Atasi Krisis Dana HIV Tanpa AS

Senin, 22 Jun 2026, 20:53 WIB

JOHANNESBURG - Departemen Kesehatan Afrika Selatan (Afsel) pada Minggu (21/6) meyakinkan publik bahwa negara tersebut telah menerapkan langkah-langkah untuk mempertahankan responsnya terhadap HIV/AIDS setelah penarikan penuh pendanaan dari Rencana Darurat Presiden AS untuk Bantuan AIDS (PEPFAR).

Dalam sebuah pernyataan, departemen itu menuturkan pihaknya telah menerima korespondensi resmi dari pemerintah Amerika Serikat (AS) mengenai penghentian pendanaan PEPFAR, meski awalnya departemen itu mengetahui langkah tersebut melalui laporan media.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/S. Maina/Getty Images

"Pihak departemen telah lama menyusun rencana kemandirian untuk meminimalkan dampak penghentian pendanaan sejak pembekuan awal bantuan luar negeri dan pembatalan hibah USAID pada Januari 2025," kata pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena rencana transisi itu telah lama disusun, dan pelaksanaannya sedang berlangsung.

Departemen itu menekankan bahwa fasilitas kesehatan masyarakat tetap dapat diakses sepenuhnya, termasuk bagi pasien yang sebelumnya mengandalkan klinik-klinik yang didanai oleh PEPFAR.

Menteri Kesehatan Afsel Aaron Motsoaledi diperkirakan akan menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang HIV/AIDS yang dijadwalkan diselenggarakan pada 22-23 Juni, di mana pendanaan untuk upaya penanggulangan HIV/AIDS global akan menjadi salah satu topik yang dibahas. Ant

  • HIV
  • AIDS
  • afrika selatan
  • Johannesburg

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.