Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Pantai Kendari Berbenah, Wahana Anak Jadi Andalan Tarik Kunjungan Keluarga

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Pantai Kendari Berbenah, Wahana Anak Jadi Andalan Tarik Kunjungan Keluarga Doc: ANTARA/ Andry Denisah.
Ket. Para anak-anak yang bermain di wisata Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

KENDARI – Penambahan wahana anak di destinasi wisata menjadi strategi untuk meningkatkan daya tarik sekaligus memperluas segmen pengunjung, terutama keluarga.

Fasilitas yang ramah anak dapat memperpanjang lama kunjungan dan mendorong peningkatan belanja wisatawan, sehingga berdampak positif terhadap pendapatan pengelola maupun perekonomian lokal.

Agar manfaatnya optimal, pengembangan wahana perlu memperhatikan aspek keamanan, kualitas layanan, dan keberlanjutan sehingga mampu menciptakan pengalaman wisata yang menarik sekaligus berdaya saing.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menambah wahana anak di wisata Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), guna mendukung pelaksanaan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas) untuk membatasi anak-anak menggunakan media sosial.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Kendari Hermawaty di Kendari, Selasa (7/7), mengatakan bahwa penyiapan sarana bermain tersebut untuk mendukung regulasi kementerian komunikasi dan digital (Komdigi) dalam mencegah generasi bangsa terpapar dampak negatif medsos.

"Dispar menyiapkan wahana bermain si tempat wisata tujuannya agar anak fokus bermain di lokasi wisata," kata Hermawaty.

Hermawaty mengungkapkan bahwa Disparekraf sendiri sudah menyediakan berbagai wahana bermain tambahan bagi anak-anak seperti di Pantai Nambo dan Kebun Raya Nanga-Nanga.

Menurut dia, dengan wahana bermain yang tersedia, anak-anak berkunjung bisa nyaman dan betah di tempat wisata. Selain itu para siswa juga belajar berinteraksi langsung tanpa memikirkan media sosial.

"Karena setiap anak itu punya waktu menikmati masa kanak-kanaknya, mereka bisa berenang di pantai, bermain dengan teman-teman mereka sehingga lupa dengan media sosial," ujarnya.

Hermawaty mengungkapkan masa usia anak-anak merupakan fase penting pertumbuhan, karena ketika bermain-main atau berinteraksi langsung di sekitar bisa menentukan pola pikirnya di masa depan.

Jika masa tersebut dihabiskan dengan bermedia sosial bukan bermain maka dikhawatirkan mereka terpengaruh dengan dampak buruk konten-konten di medsos.

"Seperti konten-konten kekerasan, sifatnya provokasi, hoaks, sama konten negatif yang tidak sesuai dengan usai mereka. Itu kan dampak buruk anak-anak kalau mereka fokus bermedia sosial," sebut Hermawaty.

Ia juga tak menafikan jika media sosial dapat membawa dampak positif sebagai media pembelajaran modern kalau pengawasannya dilakukan dengan ketat oleh orang tua atau wali kelas.

Untuk itu, kata Hermawaty, Dispar menyediakan wahana bermain sehingga memastikan agar anak-anak yang berkunjung ditempat wisata bisa fokus menikmati masa berlibur sebelum nanti kembali ke sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Semburan asap di Pasar Baru

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.