Jangan Lengah! Pantai Selatan Kembali Makan Korban, SAR Yogyakarta Beri Peringatan Keras
📅 Minggu, 05 Jul 2026, 20:52 WIB | Oleh: AlfredYOGYAKARTA - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Yogyakarta mengimbau masyarakat pesisir dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan setelah seorang bocah berusia delapan tahun dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (5/7).
"Kami imbau masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama sepanjang pantai selatan DIY yang memiliki karakter ombak kuat dan arus berbahaya," kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, kewaspadaan bahaya ombak pantai selatan DIY itu agar wisatawan tidak lengah dan menjadi korban kecelakaan laut, menyusul laporan bocah delapan tahun yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Bantul, Minggu (5/7) siang.
"Karena itu keselamatan harus menjadi prioritas utama," katanya.
Korban bernama Muhammad Bara Rizki Wardana (8), warga Banguntapan, Kabupaten Bantul dilaporkan mengalami kecelakaan laut di Pantai Gua Cemara sekitar pukul 13.27 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Informasi yang diterima Kantor SAR Yogyakarta, korban tiba di Pantai Gua Cemara sekitar pukul 12.00 WIB, yang kemudian bersama ayah dan adik mencari kepiting di sekitar pantai. Namun tiba-tiba ombak datang dan menyeret korban beserta adiknya.
Ayah korban yang melakukan penyelamatan bisa menyelamatkan adik korban, sementara korban terseret arus, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada SAR Linmas Wilayah IV untuk melakukan upaya pencarian.
Rio Banupanitis mengatakan seluruh Tim SAR gabungan yang diterjunkan bersama unsur relawan melaksanakan operasi pencarian dengan membagi personel ke dua sektor.
"Pada operasi hari pertama, SRU (search rescue unit) satu melakukan penyisiran ke arah timur sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian, sedangkan SRU dua menyisir ke arah barat sejauh 500 meter," katanya.
Namun demikian, hingga pukul 17.00 WIB korban belum ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Senin (6/7) pagi dengan evaluasi serta penyesuaian rencana pencarian sesuai kondisi di lapangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!