“Capital Inflow” Dinilai Kunci Stabilisasi Rupiah
📅 Jumat, 03 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiAnalis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah juga dipengaruhi sejumlah sentimen domestik, mulai dari meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal, defisit neraca perdagangan, lonjakan inflasi, hingga tertundanya pengumuman terkait pasar modal Indonesia oleh penyedia indeks global MSCI.
Selain itu, data Purchasing Managers' Index (PMI) Indonesia yang dirilis S&P Global turun ke level 46,9 pada Juni 2026, menandakan aktivitas manufaktur kembali mengalami kontraksi akibat melemahnya permintaan. Di sisi lain, Fitch Ratings memperkirakan cadangan devisa Indonesia pada 2026 hanya mampu membiayai sekitar 4,9 bulan kebutuhan pembayaran eksternal, sedikit di bawah median negara berperingkat BBB.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!