Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pakar: AI Harus Diarahkan Perkuat Kehidupan Bukan Pengganti Manusia

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 15:52 WIB | Oleh:
Pakar: AI Harus Diarahkan Perkuat Kehidupan Bukan Pengganti Manusia Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Ketua dewan guru besar BINUS University Prof Harjanto Prabowo (tengah) saat memberikan penjelasan mengenai peran kecerdasan buatan di era saat ini.

TANGERANG -- Dewan guru besar Universitas Binus menegaskan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), harus diarahkan untuk memperkuat kehidupan manusia, bukan menggantikannya.

Ketua Dewan Guru Besar Universitas Binus Prof Harjanto Prabowo di Tangerang, Banten, Kamis, mengatakan AI tidak boleh berhenti pada penggunaan aplikasi semata tetapi sebagai bagian transformasi kehidupan, pendidikan, industri, kreativitas, tata kelola, hukum, hingga strategi nasional.

"AI harus dapat dimanfaatkan secara lebih bermakna, etis, dan bertanggung jawab, untuk mendukung kehidupan manusia, memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), mendorong produktivitas, serta memperluas dampak positif bagi masyarakat dan bangsa," kata Prof Harjanto

Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadirkan pemikiran, solusi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Karena itu pihaknya mengangkat gagasan "AI for Life" di tengah perkembangan yang semakin cepat dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

"Melalui gagasan AI for Life, Dewan Guru Besar Binus ingin menegaskan bahwa teknologi, khususnya AI, harus diarahkan untuk memperkuat kehidupan manusia, bukan menggantikannya,” ujar Prof. Harjanto.

Ia mengatakan AI bukan hanya tentang kecanggihan teknologi, melainkan tentang teknologi dapat diarahkan untuk memperkuat kualitas hidup manusia, memperluas akses, menciptakan peluang, melindungi masyarakat, dan mendukung pembangunan bangsa.

"Dalam era kecerdasan baru, kepemimpinan dan kolaborasi menjadi kunci agar AI dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Teknologi tidak dapat berdiri sendiri tanpa arah, nilai, dan tanggung jawab. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun literasi, etika, riset, talenta, dan kebijakan yang mampu menjadikan AI sebagai kekuatan untuk kehidupan," tegasnya.

Melalui gagasan AI for Life, pihaknya ingin mendorong AI menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat industri, mendukung pengambilan kebijakan, memperluas akses terhadap peluang, serta menciptakan dampak sosial yang lebih merata.

“AI for Life adalah ajakan agar kita tidak hanya mengejar kemajuan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa teknologi tersebut membawa manfaat nyata bagi manusia dan Indonesia,” kata Prof. Harjanto.

Prof. Firdaus Alamsjah menambahkan AI perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat kualitas pengambilan keputusan, membangun kapabilitas baru, serta menciptakan inovasi yang berdampak bagi industri dan masyarakat.

"Organisasi, industri, dan institusi pendidikan, perlu bergerak dari AI adoption menuju AI transformation, yaitu dari sekadar memakai teknologi menjadi mampu menciptakan nilai melalui teknologi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tragedi Mesir: 9 Anak Tewas...
Megapolitan
Catet! Anugerah Jurnalistik...
Megapolitan
Rekrutmen Terbuka bagi Lulu...
MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.