Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Di Serang Sindikat Pencurian Motor Bersenjata Api Terbongkar

📅 Senin, 29 Jun 2026, 13:17 WIB | Oleh:
Di Serang Sindikat Pencurian Motor Bersenjata Api Terbongkar Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Barang bukti saat ungkap kasus di Polda Banten, Kota Serang, Senin.

SERANG -- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menggunakan senjata api rakitan serta menyita 13 sepeda motor yang diduga hasil kejahatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Komisaris Besar Polisi Dian Setyawan di Serang, Senin, mengatakan tersangka utama semula mengaku hanya beraksi di empat tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polda Banten.

"Rata-rata motor yang ditemukan ini nomor rangka atau nomor mesinnya sudah digerinda untuk menghilangkan identitas kepemilikan. Kami terus menelusuri laporan polisi yang ada dan sudah menemukan kecocokan dengan TKP di Kramatwatu serta Cikupa," katanya.

Dian menjelaskan kelompok tersebut beroperasi secara terorganisasi. Tersangka berinisial W yang berperan sebagai eksekutor selalu berganti joki di setiap wilayah operasinya.

"Saat beraksi di Pandeglang dia punya joki sendiri, di Tangerang juga berbeda joki. Beberapa joki beserta penadahnya sudah kami amankan, sedangkan yang lainnya masih kami buru meski identitasnya sudah kami kantongi," ujarnya.

Menurut Dian, sepeda motor hasil curian dijual dengan harga antara Rp3 juta hingga Rp5 juta. Kendaraan tersebut dipasarkan di wilayah Pandeglang dan sebagian dikirim ke Jambi melalui jasa pengiriman kargo.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku membawa senjata api rakitan yang dilengkapi dua butir peluru kaliber 9 milimeter. Senjata tersebut diperoleh dari seorang rekan di Lampung melalui barter dengan satu unit sepeda motor Honda Vario hasil curian.

"Senpi ini digunakan untuk berjaga-jaga. Apabila aksi mereka diketahui masyarakat atau korban, pelaku akan mengancam menggunakan senpi tersebut agar mudah meloloskan diri. Barang bukti ini akan segera kami uji di Puslabfor," katanya.

Ia mengatakan sasaran pencurian dipilih secara acak, mulai dari sepeda motor yang terparkir di jalan, rumah kontrakan, hingga indekos. Berdasarkan hasil penyitaan, mayoritas kendaraan yang dicuri merupakan sepeda motor jenis Honda Beat.

Dian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kasus curanmor yang melibatkan penggunaan senjata api rakitan.

"Kami mengimbau masyarakat memarkir sepeda motor di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda. Jika kunci kontak berhasil dibobol, setidaknya kunci tambahan pada rem cakram dapat menghambat pelaku menjalankan aksinya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Brasil Terang-...
Rona
Mengapa Keamanan Siber Pent...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.