Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang KRL Bisa Naik dan Turun di Stasiun Gambir Lagi, Ini Penjelasan Menhub

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penumpang KRL Bisa Naik dan Turun di Stasiun Gambir Lagi, Ini Penjelasan Menhub Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah pemudik memasuki ruang keberangkatan di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (20/3/2026).

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Stasiun Gambir Jakarta agar tidak hanya melayani kereta jarak jauh, tetapi menjadi pemberhentian kereta rel listrik (KRL) guna memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi perkeretaapian nasional.

"Nanti (Stasiun) Gambir yang selama ini melayani kereta jarak jauh, akan dikombinasikan dengan layanan KRL," kata Menhub dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Jumat.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari program memperindah (beautifikasi) yang diharapkan menghadirkan wajah baru Stasiun Gambir sebagai etalase pelayanan perkeretaapian nasional dengan fasilitas yang lebih modern dan nyaman.

Menhub menuturkan program beautifikasi merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Stasiun Gambir memiliki tampilan lebih representatif sekaligus mampu mencerminkan kemajuan layanan transportasi publik yang terus berkembang di Indonesia.

Pemerintah menunjuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai leading sector pelaksanaan beautifikasi sekaligus pengembangan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang semakin beragam.

Menhub menegaskan pengoperasian KRL di Gambir tidak akan mengurangi peran Stasiun Manggarai, melainkan memperkuat integrasi jaringan perkeretaapian melalui pembagian fungsi pelayanan yang saling melengkapi.

Keberadaan layanan KRL di Gambir diharapkan memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan menggunakan kereta jarak jauh tanpa harus berpindah ke stasiun lain sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

Pemerintah juga menyiapkan penambahan jalur rel untuk mengakomodasi operasional kereta jarak jauh dan KRL, sedangkan jumlah perjalanan masih akan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan.

"Mengenai berapa jumlah KRL, nanti kita akan melihat kondisinya, namun dipastikan layanan di Stasiun Gambir akan melayani kereta jarak jauh maupun kereta listrik atau KRL," beber Menhub.

Melalui pengembangan tersebut, Stasiun Gambir diarahkan menjadi simpul konektivitas transportasi yang menghubungkan layanan komuter dan antarkota dalam satu kawasan pelayanan perkeretaapian yang terintegrasi secara optimal.

Menhub berharap wajah baru Stasiun Gambir tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih modern, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan terhubung bagi masyarakat.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono mengatakan saat ini PT KAI tengah memfinalisasi perencanaan dan desain program beautifikasi Stasiun Gambir.

Ia menambahkan proses beautifikasi ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun sesuai rencana yang telah disampaikan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin sebagai bagian transformasi Stasiun Gambir.

"Terkait beautifikasi Gambir sekarang ini PT KAI sedang finalisasi perencanaannya, desainnya, dan seperti disampaikan oleh Dirut KAI targetnya dua tahun penyelesaiannya," kata Allan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Olahraga
Beregu Bulu Tangkis Asian G...
Olahraga
Rama Fazza Fauzan dan Fauza...

Cara Mengembangkan Destinasi Piknik Saung Eling Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Mengembangkan Destinas...
Daerah
Jangan Lengah, Desa Piknik ...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Ganda - 0...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.