Sedikitnya 188 Orang Tewas Akibat Gempa Dahsyat di Venezuela
📅 Jumat, 26 Jun 2026, 09:25 WIB | Oleh: Tim PenulisGempa terkuat yang melanda Venezuela dalam 126 tahun terakhir akan membutuhkan "upaya kolektif besar-besaran," kata kepala bantuan PBB, Tom Fletcher, dalam sebuah pernyataan.
Bandara internasional di La Guaira terancam mempersulit upaya bantuan karena telah ditutup setelah mengalami kerusakan serius.
Tawaran dukungan mengalir dari seluruh dunia, Swiss, Spanyol, Prancis, Portugal, dan Meksiko termasuk di antara negara-negara yang mengirimkan spesialis dan tim penyelamat ke Venezuela.
Tiongkok, India, Brasil, dan bahkan Iran yang porak-poranda akibat perang juga telah menawarkan bantuan, sementara Paus Leo XIV telah mengirimkan bantuan awal sebesar 100.000 euro ke negara tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami memiliki respons dari seluruh pemerintah. Respons ini akan besar, cepat, dan efektif,” kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kepada wartawan saat kunjungan ke Bahrain, seraya mengatakan militer negaranya akan memainkan “peran logistik yang besar.”
Washington terlibat erat di Venezuela yang kaya minyak setelah pasukan AS menggulingkan dan menangkap presiden Nicolas Maduro pada bulan Januari.
Getaran terasa di Kolombia dan Brasil
Sebaiknya Anda baca juga:
Pantai utara Venezuela terletak di perbatasan antara lempeng tektonik Karibia dan Amerika Selatan, tetapi belum mengalami gempa bumi signifikan sejak tahun 1997, ketika 73 orang meninggal.
Gempa lain pada tahun 1967 menewaskan 236 orang.
Gempa bumi berkekuatan 7,5 pada 24 Juni merupakan gempa terkuat sejak 29 Oktober 1900, ketika gempa berkekuatan 7,7 melanda lepas pantai.
Gempa tersebut dirasakan di seluruh Kolombia, di mana warga di Bogota mengungsi dari gedung-gedung sebagai tindakan pencegahan.
Getaran gempa juga dilaporkan terjadi di beberapa kota di Brasil utara, menurut jaringan pemantauan seismik negara tersebut.
Adegan kepanikan dan kehancuran terjadi di ibu kota Caracas setelah gempa bumi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!