Kadin Sebut Perusahaan Nasional Makin Kompetitif di Kancah Dunia

Jumat, 26 Jun 2026, 14:10 WIB

JAKARTA – Tata kelola bisnis yang baik menjadi fondasi penting untuk menciptakan perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing.

Penerapan prinsip-prinsip tata kelola tidak hanya memperkuat kepercayaan investor dan pemangku kepentingan, tetapi juga membantu meminimalkan risiko operasional, meningkatkan efisiensi, serta memastikan keberlanjutan usaha.

Ket. Foto: Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia Shinta Kamdani. — Sumber: ANTARA/ HO-Kadin

Di tengah dinamika ekonomi, kualitas tata kelola semakin menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meyakini perusahaan-perusahaan Indonesia semakin kompetitif di tingkat global seiring menguatnya penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam tata kelola bisnis.

Keyakinan tersebut mengemuka dalam ajang ESG Governance Kadin-GAPPS International Awards yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (25/6).

Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia Shinta Kamdani dalam pernyataan terkonfirmasi menyampaikan, penghargaan yang diselenggarakan pihaknya bersama Global Alliance for Project Performance Standards (GAPPS) dan Institute for Sustainability and Agility itu menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan yang menunjukkan komitmen dan praktik terbaik dalam penerapan ESG.

Selain sebagai ajang penghargaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran, benchmarking, serta penguatan tata kelola ESG di Indonesia.

"ESG adalah tentang bagaimana perusahaan mengambil keputusan, mengelola risiko dan peluang, menciptakan dampak bagi masyarakat, serta membangun nilai bersama yang berkelanjutan bagi bisnis," ujar Shinta.

Menurut dia, penghargaan tahun ini menghadirkan dua kategori utama, yakni Governance of ESG dan Project Management of ESG Initiatives.

Tata kelola ESG yang kuat dinilai penting untuk memastikan aspek keberlanjutan terintegrasi dalam strategi perusahaan, kepemimpinan, manajemen risiko, dan akuntabilitas.

Di sisi lain, manajemen proyek yang baik diperlukan agar berbagai inisiatif ESG dapat diimplementasikan secara efektif dan menghasilkan dampak yang terukur.

Shinta menjelaskan penghargaan diberikan dalam tiga tingkat pencapaian, yaitu Best ESG Governance Excellence, Achievement, dan Commitment.

Struktur tersebut mencerminkan bahwa keberlanjutan merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan komitmen untuk terus belajar dan berkembang.

“Kami berharap semakin banyak perusahaan berpartisipasi pada tahun-tahun mendatang. Semakin banyak perusahaan yang terlibat, semakin kuat pula ekosistem ESG Indonesia. Kami ingin lebih banyak perusahaan Indonesia mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah global,” ujarnya pula.

Senada dengan itu, WKU Bidang Usaha dan Tata Kelola Berkelanjutan Kadin Indonesia Elim Sritaba menegaskan bahwa penerapan ESG harus menjadi salah satu fondasi utama dunia usaha, khususnya bagi anggota Kadin.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketua Komite Tetap Tata Kelola ESG Kadin Indonesia sekaligus Ketua Panitia ESG Governance Kadin–GAPPS International Awards Maria R.Nindita mengungkapkan bahwa inovasi teknologi menjadi salah satu temuan menarik dalam kategori ESG Governance.

Menurut Maria, sejumlah perusahaan telah memanfaatkan teknologi informasi untuk membangun dashboard ESG yang memungkinkan pemantauan kinerja keberlanjutan secara real time.

Di sisi lain, Finance Director of GAPPS Tony M Simmonds menilai perkembangan praktik ESG di Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan. Berdasarkan proses penjurian, perusahaan-perusahaan Indonesia dinilai memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan.

“Apa yang kami temukan selama proses penjurian adalah perusahaan-perusahaan Indonesia sangat fokus pada ESG dan keberlanjutan. Saya bahkan berpikir Australia dapat belajar banyak dari perusahaan-perusahaan Indonesia dan cara mereka menjalankan berbagai inisiatif tersebut,” katanya lagi.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.