Sambut Hari Anak Nasional, LKC Dompet Dhuafa Edukasi PHBS Lewat Kebun Gizi
Kamis, 23 Jul 2026, 18:25 WIBJAKARTA - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat menyambut Hari Anak Nasional dengan menggelar kegiatan edukasi bertajuk Field Trip Kebun Gizi bersama TK Islam Ulul Azmi di Bekasi, Jawa Barat. Program tersebut bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, serta pentingnya pemenuhan gizi kepada anak-anak sejak usia dini.
Kegiatan wisata edukasi itu diikuti 36 siswa TK Islam Ulul Azmi bersama para guru pendamping. Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak mengenal Tanaman Obat Keluarga (TOGA), berbagai jenis sayuran, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga edukasi dasar mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, sesi perkenalan, serta sambutan dari Penanggung Jawab Program LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Alfiyatu Mafiroh. Selanjutnya, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dirancang agar materi kesehatan lebih mudah dipahami melalui praktik langsung.
Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, mengatakan edukasi kesehatan kepada anak-anak perlu dilakukan dengan metode yang menyenangkan dan sesuai dengan usia mereka. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung akan membantu anak membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui Field Trip Kebun Gizi, anak-anak tidak hanya mendapatkan informasi mengenai pola hidup sehat, tetapi juga belajar dan mempraktikkannya secara langsung. Kami berharap pengalaman ini dapat membantu mereka membangun kebiasaan hidup bersih, mengonsumsi sayuran, serta peduli terhadap lingkungan sejak dini," ujar Filly.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mempraktikkan enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun melalui media lagu. Metode tersebut dipilih agar anak-anak lebih mudah mengingat tahapan mencuci tangan yang benar sekaligus menikmati proses pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan.
Selain itu, para peserta dikenalkan dengan berbagai jenis sayuran beserta manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Materi disampaikan menggunakan pendekatan sederhana sehingga anak-anak dapat mengenali sayuran yang biasa mereka konsumsi sekaligus memahami pentingnya makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan.
"Pengenalan sayuran dengan cara yang menyenangkan diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan anak untuk mengonsumsi makanan bergizi. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak yang lebih optimal," jelas Filly.
Kegiatan semakin menarik ketika para peserta diajak mempraktikkan cara menanam benih tomat, kangkung, dan bayam menggunakan botol serta galon plastik bekas sebagai media tanam. Anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan kembali barang bekas yang masih memiliki nilai guna.
"Melalui praktik menanam, anak-anak dapat mengetahui bahwa sayuran yang mereka konsumsi membutuhkan proses dan perawatan. Pemanfaatan botol atau galon plastik bekas juga menjadi pembelajaran sederhana mengenai kepedulian lingkungan dan penggunaan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan," tambah Filly.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Suasana semakin meriah dengan penampilan yel-yel dari para siswa yang dipandu guru pendamping sebelum ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tim LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat.
Perwakilan guru TK Islam Ulul Azmi, Asri, mengapresiasi metode pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan yang menggabungkan teori dan praktik membuat anak-anak lebih mudah memahami pentingnya hidup bersih, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga lingkungan sejak usia dini.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan seru untuk anak-anak. Metode pembelajarannya sangat interaktif, mulai dari cuci tangan menggunakan lagu sampai praktik menanam secara langsung. Anak-anak menjadi semakin memahami pentingnya makan sayur dan hidup bersih dengan cara yang menyenangkan," ujar Asri.
- Bekasi
- Hari Anak Nasional (HAN)
- PHBS
- Dompet Dhuafa
- edukasi anak
- DMC Dompet Dhuafa
- Kesehatan Anak
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Kadin Sebut Keramik Indonesia Kini Mampu Bersaing dengan Produk Impor
-
Pagi Ini Ayam Jantan Mulai Berkokok Lagi, Tanda-tanda Kebangkitan Prancis?
-
Bapanas Berupaya Jaga Stok dan Keterjangkauan Pangan saat Rupiah Terus Melemah
-
Profil Timnas Uzbekistan: Debutan Bersejarah yang Siap Menulis Kejutan di Panggung Dunia
-
Tak Selalu Stunting, Anak Bertubuh Pendek Bisa Dipicu Faktor Hormon dan Genetik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.