Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan 'Stunting' di Berau

Kamis, 23 Jul 2026, 19:10 WIB

BERAU, KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur siap menggelar pasar ikan murah secara berkala di seluruh kabupaten dan kota, dalam upaya memastikan masyarakat mendapatkan pasokan pangan bergizi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, di Berau, Kamis (23/7), menegaskan bahwa gerakan pasar ikan murah merupakan upaya nyata pemerintah untuk membantu masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Ket. Foto: Gubernur Kaltim Rudy Masud saat meninjau langsung pelaksanaan gerakan pasar ikan murah di kawasan Jalan P. Diponegoro, Tanjung Redeb, Berau. — Sumber: ANTARA/HO-adpim

"Gerakan pasar ikan murah ini adalah upaya kita bersama untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama protein ikan, sekaligus menekan angka stunting di Berau," ujar Gubernur Rudy Mas'ud saat meninjau langsung pelaksanaan gerakan tersebut di kawasan Jalan P. Diponegoro, Tanjung Redeb, Berau.

Menurut Rudy, program ini memiliki dampak ganda (multiplier effect), yaitu sebagai langkah taktis menjaga stabilitas harga pangan guna menekan inflasi daerah, sekaligus memastikan pemenuhan gizi anak-anak sebagai generasi penerus tetap terjaga.

"Kebutuhan dapur warga harus tetap aman dan terjangkau. Kaltim ini kaya akan hasil laut, jadi tidak boleh ada warga yang kesulitan mendapatkan ikan segar bernutrisi tinggi hanya karena harga yang melambung," tegasnya.

Dalam pasar murah kali ini, disediakan sedikitnya 5 ton ikan segar. Berbagai komoditas laut seperti ikan tongkol, layang, bandeng, hingga trakul/GT (Giant Trevally) dijual dengan harga jauh di bawah rata-rata harga pasar umum.

"Sebagai perbandingan, harga ikan jenis Trakulu di pasar umum mencapai Rp50.000 per kilogram. Sementara di pasar murah ini, masyarakat bisa membelinya dengan harga Rp35.000 saja," jelas Rudy.

Melihat antusiasme yang tinggi, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Berau untuk memanfaatkan program ini demi mencukupi kebutuhan gizi keluarga.

Ia juga memastikan program serupa akan segera direplikasi dan digencarkan di seluruh wilayah Kaltim dengan membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan pihak swasta.

"Kami berharap gerakan ini terus dilanjutkan serta diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya di Kaltim. Jadi, manfaatnya tidak hanya dirasakan di Kabupaten Berau saja," harapnya.

Lebih lanjut, Gubernur Rudy meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Kaltim untuk ikut mendorong program ini.

OPD diminta aktif menggandeng para distributor besar agar pasar murah ke depan tidak hanya menyediakan ikan, tetapi juga komoditas penting lain seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga miring.

"Kita hadir untuk memberikan solusi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya di meja makan setiap keluarga. Kita ingin masyarakat sehat, ekonomi bergerak, dan kesejahteraan merata dari perkotaan hingga pelosok," jelas Rudy.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menjelaskan bahwa di wilayahnya sendiri gerakan pasar ikan murah sudah menjadi agenda rutin yang bergulir setiap bulan.

"Untuk di Kabupaten Berau, program ini kami laksanakan setiap bulan di masing-masing kecamatan secara bergantian agar jangkauannya merata," kata Sri Juniarsih.

Suasana peninjauan pasar murah tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga yang memadati lokasi menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemprov Kaltim yang dinilai menjawab langsung keluhan dapur mereka.

Kehangatan semakin terasa saat Gubernur Rudy Mas'ud berinisiatif memborong sejumlah ikan dan sayuran dari pedagang untuk dibagikan secara gratis kepada ibu-ibu yang hadir di lokasi. Ant

  • Bazar Pasar Murah

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.