Barcelona Berburu Striker Baru, Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Tetap Winger

Kamis, 23 Jul 2026, 18:55 WIB

JAKARTA - Barcelona dipastikan belum memiliki rencana mengubah posisi Lamine Yamal meski terus berburu penyerang tengah anyar untuk memperkuat lini depan musim 2026/2027. Tim pelatih yang dipimpin Hansi Flick menilai pemain muda berusia 19 tahun itu masih paling efektif ketika dimainkan sebagai penyerang sayap kanan.

Sejumlah pembahasan internal memang dilakukan Barcelona terkait kebutuhan menghadirkan sosok nomor sembilan murni. Namun, opsi menjadikan Yamal sebagai false nine secara permanen tidak masuk dalam rencana yang sedang dipertimbangkan oleh jajaran pelatih maupun manajemen olahraga klub.

Ket. Foto: Barcelona dipastikan belum memiliki rencana mengubah posisi Lamine Yamal meski terus berburu penyerang tengah anyar untuk memperkuat lini depan musim 2026/2027. Tim pelatih yang dipimpin Hansi Flick menilai pemain muda berusia 19 tahun itu masih paling efektif ketika dimainkan sebagai penyerang sayap kanan. — Sumber: Barca Universal

Barcelona hingga kini masih menjadikan Julian Alvarez sebagai target utama untuk mengisi posisi penyerang tengah. Meski begitu, proses negosiasi yang dinilai cukup rumit membuat manajemen Blaugrana mulai mempertimbangkan beberapa alternatif agar tidak hanya bergantung pada satu nama dalam bursa transfer musim panas.

Lamine Yamal sendiri beberapa kali mampu menunjukkan kemampuannya saat bergerak ke area tengah untuk membangun serangan. Pergerakannya bahkan kerap dibandingkan dengan evolusi peran Lionel Messi semasa masih membela Barcelona, ketika sang legenda perlahan bertransformasi dari pemain sayap menjadi pengatur serangan di lini depan.

Meski memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi, staf pelatih menilai perpindahan Yamal ke tengah sebaiknya hanya dilakukan dalam situasi tertentu selama pertandingan. Hansi Flick lebih memilih pemain internasional Spanyol tersebut memulai laga dari sisi kanan agar bisa memaksimalkan kemampuan menggiring bola, kecepatan, serta duel satu lawan satu melawan bek lawan.

Dengan tetap menempatkan Yamal di sektor sayap, Barcelona berharap penyerang tengah dapat memberikan kehadiran fisik di kotak penalti sehingga membuka ruang bagi sang winger untuk melakukan penetrasi. Nama-nama seperti Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Raphinha juga dinilai dapat mendukung skema tersebut melalui pergerakan yang mampu menciptakan ruang bagi Yamal.

Staf pelatih Barcelona meyakini kebebasan bergerak dari sisi kanan menuju area tengah akan membuat Yamal tampil lebih berbahaya dibandingkan jika harus memikul tanggung jawab sebagai ujung tombak utama. Strategi itu juga memungkinkan pemain muda tersebut menerima bola dalam posisi menghadap lawan sehingga akselerasi, kontrol bola, dan kreativitasnya dapat memberikan dampak maksimal bagi permainan Blaugrana.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.