Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengajak Warga Madiun untuk Meningkatkan Makan Ikan Sejak Dini

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengajak Warga Madiun untuk Meningkatkan Makan Ikan Sejak Dini Doc: Antara
Ket. Ketua TP-PKK sekaligus Ketua FORIKAN Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto menyalurkan 150 paket bantuan ikan segar dan produk olahan kepada ibu balita stunting dan menyusui dalam kegiatan sosialisasi dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Kamis (25/6/2026).

Madiun - Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengajak masyarakat di wilayah setempat untuk meningkatkan makan ikan sejak dini sebagai upaya penyediaan pangan yang sehat dan pemenuhan gizi keluarga untuk mencegah stunting.

"Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Madiun sesuai data masih tergolong masih rendah, karena itu perlu terus ditingkatkan untuk pemenuhan gizi keluarga," ujar Ketua TP-PKK sekaligus Ketua FORIKAN Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto dalam sosialisasi dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Kamis.

Menurut dia PKK dan FORIKAN setempat terus membuat terobosan dan upaya untuk merangsang kebiasaan warga makan ikan. PKK dan RORIKAN terus mengimbau masyarakat, khususnya ibu-ibu untuk mengolah ikan menjadi produk makanan yang disukai anak-anak.

"Ini penting karena adanya kecenderungan anak zaman sekarang lebih suka mengonsumsi produk makanan cepat saji yang ada di pasaran," katanya.

Oleh karena itu, budaya makan ikan perlu disosialisasikan dan diupayakan, sehingga nantinya bisa menjadi kebiasaan. Terutama menciptakan dan meningkatkan pola hidup sehat dan menggerakkan masyarakat khususnya di lingkungan keluarga untuk cinta makan ikan.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Sudjiono mengatakan tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Madiun baru menyentuh 14,71 kilogram per kapita per tahun.

"Capaian ini harus menjadi refleksi sekaligus motivasi kuat bagi kita bersama untuk terus mengoptimalkan kolaborasi dari hulu ke hilir," katanya.

Pihaknya menilai Kabupaten Madiun memiliki modal besar untuk memenuhi kebutuhan gizi warganya secara mandiri. Dinasnya mencatat potensi produksi perikanan darat mencapai 510.100 kilogram. Meliputi sungai, waduk, empang, area persawahan, hingga budi daya di kolam.

"Ikan air tawar lokal ini juga memiliki kandungan protein dan asam lemak esensial yang tidak kalah tinggi dengan ikan laut dalam mencegah stunting," katanya.

Untuk itu, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk FORIKAN untuk gencar sosialisasi gemar makan ikan di wilayah Kabupaten Madiun.

Dengan terus menggemakan gemar makan ikan harapannya dapat mewujudkan generasi di masa mendatang yang berkualitas, sehat, cerdas, dan sejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.