Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Banjir Bandang Nagan Raya Tagih Pencairan Dana Huntara Mandiri ke BNPB

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 03:55 WIB | Oleh:
Korban Banjir Bandang Nagan Raya Tagih Pencairan Dana Huntara Mandiri ke BNPB Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Ismed, seorang penyintas banjir warga Desa Kuta Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh.

NAGAN RAYA - Warga korban bencana alam banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera memperjelas pembayaran ganti rugi pembangunan huntara mandiri, yang sebelumnya sudah didirikan oleh masyarakat setempat.

“Hingga saat ini, janji pembayaran dana bantuan tersebut dinilai masih belum menemui kejelasan. Padahal kami sudah lama menyelesaikan pembangunan huntara secara mandiri,” kata Ismed, seorang penyintas banjir warga Desa Kuta Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh kepada ANTARA, di Suka Makmue, Senin.

Ia mengungkapkan, saat ini ada dua jenis Huntara yang ada di wilayah mereka, yaitu Huntara yang disediakan langsung oleh pemerintah dan Huntara yang dibangun secara mandiri oleh warga setempat.

"Kami sedih sekali. Ada Huntara yang dibuat oleh pemerintah, ada Huntara yang menetap (Mandiri). Huntara menetap ini dibuat sendiri (Huntara Mandiri). Dibilangnya bayar, tapi hari ini tidak dibayar," ujar Ismed.

Menurut Ismek, janji awal dari pihak terkait adalah memberikan bantuan uang yang besarannya disesuaikan dengan kondisi atau fisik rumah Huntara Mandiri yang dibangun oleh masing-masing warga.

Namun, kenyataannya hingga kini belum ada satu pun warga di kecamatan tersebut yang menerima pembayaran.

Ismek memperkirakan ada kurang lebih 100 unit lebih Huntara Mandiri di wilayahnya yang nasibnya sama, belum mendapatkan pencairan dana dari pemerintah.

Pihaknya mengaku sudah mencoba mempertanyakan kejelasan hal ini kepada perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di tingkat kecamatan. Namun, jawaban yang diterima dinilai belum memberikan kepastian yang pasti.

"Kami sudah sampaikan kepada perwakilan BPBD di kecamatan. Kami tanya kapan? Jawabannya 'sebentar lagi, sebentar lagi'. Cuma hari ini belum ada uangnya untuk rakyat," tambah Ismed.

Ismed menegaskan bahwa tuntutan ini bukan bentuk meminta-minta, melainkan menagih janji dan komitmen kepastian yang sejak awal disampaikan oleh BNPB kepada masyarakat korban bencana.

Mereka berharap pemerintah bisa bersikap tegas dan transparan mengenai ada atau tidaknya bantuan tersebut.

"Permintaan kami, kalau dibayar bilang bayar, kalau enggak, kami enggak paksa juga. Kami cuma minta ketegasan dari pemerintah," pungkasnya.

Saat ini, warga  terdampak bencana dilaporkan sudah menempati Huntara sementara, namun mereka masih terus menunggu realisasi janji pemerintah terkait bantuan untuk hunian yang menetap.

Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda Rinaldi yang dikonfirmasi terpisah, Senin membenarkan bahwa saat ini sebanyak 110 kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, belum mendapatkan pergantian pembangunan huntara mandiri dari BNPB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Dengan OTP 94.3%, Garuda In...
Ekonomi
Bapanas: Realisasi Distribu...

Sentimen Negatif Dominan, 14 Juli 2026

57 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Sentimen Negatif Dominan, 1...

Laporta Tegaskan Raphinha Bertahan di Barcelona

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Laporta Tegaskan Raphinha B...
Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.