Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Laga Argentina Vs Austria: Lionel Messi Tetap Tumpuan

📅 Senin, 22 Jun 2026, 06:40 WIB | Oleh:

Sayangnya Austria tak cuma wajib menjinakkan Messi agar setidaknya mendapatkan satu poin dari laga ini, karena mereka juga harus menaklukkan pemain-pemain Argentina lain yang beroperasi di ketiga lini permainan.

Tugas kuartet pertahanan pimpinan David Alaba dalam menghalau Messi dan tugas Konrad Laimer-Nicolas Siewald dalam mengatasi dominasi trio gelandang pimpinan Rodrigo De Paul di lapangan tengah, akan sama beratnya dengan tugas kuartet serangan berujung tombak Sasa Kalajdzic dalam melewati tembok tebal pertahanan yang dijaga duet Cristian Romero-Lisandro Martinez.

Apalagi lini depan Austria kesulitan selama melawan Yordania, sampai harus mengandalkan sebuah gol bunuh diri dan gol detik-detik terakhir Marko Arnautovic, guna memenangkan pertandingan pertama mereka di Grup J.

Tim asuhan Ralf Rangnick mendominasi laga itu, hampir dari semua takaran, termasuk penguasaan bola, sentuhan di kotak penalti, dan agresi di sepertiga terakhir lapangan.

Kini mereka harus menghadapi lawan yang jauh lebih liat dan jauh lebih kuat di lini belakang dan tengah, selain jauh lebih klinis di lini depan, bukan semata karena memiliki Messi.

Namun, Rangnick yang penemu gegenpressing atau orientasi bermain yang menekan lawan sebelum ditekan lawan, tampaknya tetap akan menjadi tim yang lebih dominan seperti saat menghadapi Yordania.

Sebaliknya, Scaloni akan cenderung membiarkan Argentina tetap cermat mengamati kecenderungan permainan dan menyerap energi lawan untuk dimuntahkan kembali sebagai energi sendiri yang mematikan lawan, seperti saat menaklukkan Aljazair.

Argentina juga bakal tetap menjadi tim yang lebih klinis ketimbang Austria, yang baru kali ini menghadapi Argentina dalam putaran final Piala Dunia.

Sebelum ini, kedua tim hanya bertemu dua kali, semuanya dalam laga persahabatan. Satu berakhir seri, satunya lagi dimenangkan Argentina.

Catatan lain menunjukkan Argentina hanya sekali kalah dalam delapan laga terakhirnya melawan tim-tim Eropa dalam putaran final Piala Dunia.

Sebaliknya, Austria memiliki riwayat tak enak karena kerap kesulitan menaklukkan tim-tim Amerika Selatan. Mereka hanya sekali menang dari 10 pertemuan terakhir dengan tim-tim Amerika Selatan.

Dengan semua data dan fakta itu, wajar jika Messi cs lebih dijagokan memenangkan pertandingan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.