Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Serabi di Cirebon Jadi Ajang Lestarikan Kuliner Tradisional dan Bangkitkan UMKM.

📅 Senin, 22 Jun 2026, 13:03 WIB | Oleh:
Festival Serabi di Cirebon Jadi Ajang Lestarikan Kuliner Tradisional dan Bangkitkan UMKM. Doc: Antara Foto
Ket. Pelaksanaan Festival Serabi 2026 di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyebut Festival Serabi di Kecamatan Kesambi, Cirebon, Jawa Barat, sebagai salah satu upaya memperkuat pelestarian kuliner tradisional sekaligus mendorong pengembangan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Edo saat memberikan keterangan di Cirebon, Senin, mengatakan kuliner serabi tidak hanya memiliki cita rasa khas, melainkan mengandung nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Cirebon.

Menurut dia, penyelenggaraan Festival Serabi yang digelar di Kecamatan Kesambi pada Sabtu (20/6) menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan kuliner agar tetap dikenal dan relevan di tengah perkembangan zaman.

“Festival Serabi ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kekayaan kuliner tradisional. Serabi bukan hanya makanan khas, tetapi mengandung nilai kesabaran, ketekunan, dan kebersamaan,” katanya.

Ia menekankan, pelestarian kuliner tradisional memiliki dampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang bergerak di sektor kuliner.

“Ketika kuliner tradisional terus diperkenalkan dan dikembangkan, hal itu sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat serta memperkuat daya saing UMKM daerah,” ujarnya.

Edo pun mengapresiasi inisiatif Kecamatan Kesambi yang menjadikan Festival Serabi, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-599 Cirebon.

Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kuliner tradisional, masih memiliki ruang untuk terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi Kecamatan Kesambi yang mengangkat Festival Serabi sebagai kegiatan utama. Ini menunjukkan bahwa potensi kuliner lokal masih sangat kuat,” katanya.

Sementara itu, Camat Kesambi Eko Budiyanto mengatakan Festival Serabi merupakan yang pertama kali digelar di Kota Cirebon dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM.

Ia mengungkapkan serabi dipilih sebagai objek festival tersebut, karena memiliki filosofi kehidupan yang dekat dengan nilai-nilai masyarakat, seperti kesabaran, kebersamaan, dan proses yang tidak instan.

“Serabi mengajarkan bahwa sesuatu yang sederhana bisa menjadi istimewa jika dibuat dengan ketekunan. Itu filosofi yang ingin kami angkat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.