Transformasi Digital Berbasis AI Butuh Fondasi Keamanan Data yang Lebih Kuat
📅 Minggu, 21 Jun 2026, 13:53 WIB | Oleh: Haryo BronoAutentikasi dapat dilakukan melalui beberapa metode, mulai dari informasi yang hanya diketahui pengguna (what you know), identitas biometrik seperti wajah atau sidik jari (who you are), hingga perangkat yang dimiliki pengguna (what you have).
Pendekatan berlapis tersebut menjadi semakin penting karena data pribadi yang telah bocor tidak lagi cukup menjadi alat pembuktian identitas. Penjahat siber kini dapat memanfaatkan AI untuk mengembangkan modus penipuan yang lebih kompleks, tidak hanya melalui manipulasi wajah dan suara, tetapi juga dengan meniru pola perilaku, perangkat, maupun jaringan yang digunakan korban.
Dalam kesempatan tersebut, Niki juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dalam membangun fondasi ekosistem identitas digital nasional. Menurutnya, Indonesia telah memiliki standar verifikasi identitas yang mengacu pada praktik global dan terus diperkuat melalui regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ia optimistis AI dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan keamanan digital nasional apabila didukung oleh implementasi yang tepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya optimis AI dapat menjadi game changer bagi keamanan digital. Teknologinya sudah ada, standarnya sudah ada, dan regulasinya terus berkembang. Yang dibutuhkan sekarang adalah percepatan implementasi,” jelas Niki.
Dengan semakin luasnya pemanfaatan AI, penguatan identitas digital dan autentikasi menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat menikmati manfaat transformasi teknologi tanpa mengorbankan keamanan dan kepercayaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!