Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satpol PP Kota Bandung Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 15:57 WIB | Oleh:
Satpol PP Kota Bandung Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung kembali melanjutkan penertiban reklame bando yang melanggar ketentuan tata ruang dan estetika kota. Pada Kamis (18/6) malam hingga Jumat (19/6) dini hari, petugas gabungan membongkar reklame videotron yang melintang di Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau), tepatnya di depan Hotel Santika Bandung.

Pembongkaran dimulai pada pukul 22.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 04.30 WIB. Reklame yang ditertibkan merupakan videotron dua muka berukuran 4 x 12 meter yang membentang di atas badan jalan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan, penertiban merupakan bagian dari upaya berkelanjutan menata ruang kota serta memastikan seluruh media reklame memenuhi aturan yang berlaku.

Menurut Bambang, sebelum proses pembongkaran dilakukan, petugas terlebih dahulu menutup sementara ruas Jalan LLRE Martadinata guna menjamin keselamatan pekerja dan pengguna jalan.

"Penutupan jalan dilakukan agar proses pembongkaran dapat berjalan dengan lancar serta tidak membahayakan masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan," ujar dia.

Ia menjelaskan, proses penertiban dilakukan dengan membongkar konstruksi reklame bando beserta panel LED yang terpasang pada videotron tersebut. Mengingat ukuran dan posisi reklame yang melintang di atas jalan, pekerjaan dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan personel gabungan dan peralatan pendukung.

Pembongkaran berlangsung sepanjang malam hingga menjelang pagi. Petugas memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai prosedur keselamatan kerja sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar maupun aktivitas masyarakat.

Bambang mengungkapkan, reklame yang dibongkar merupakan reklame bando ke-12 yang telah ditertibkan oleh Pemerintah Kota Bandung. Penertiban ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan wajah kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi warga.

Selain aspek estetika, keberadaan reklame yang melintang di atas jalan juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan keselamatan dan ketertiban ruang publik. Oleh karena itu, penataan reklame terus dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Tidak terjadi gesekan maupun insiden yang mengganggu jalannya proses pembongkaran.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Proses pembongkaran dapat diselesaikan sesuai rencana tanpa adanya kejadian yang tidak diinginkan," kata Bambang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.