Australia Mendeteksi Kasus Pertama Strain H5 Flu Burung yang Sangat Menular, Mengancam Satwa Endemik
📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 10:14 WIB | Oleh: Lili LestariAda kekhawatiran penyakit mematikan ini dapat menambah risiko kepunahan yang dihadapi satwa Australia, yang banyak di antaranya unik bagi benua yang luas ini.
Hampir separuh spesies burung liar Australia, dan 83 persen mamalianya, hanya ditemukan di wilayah ini dan tidak ada di tempat lain.
Komisaris Spesies Terancam Punah Australia, Fiona Fraser, mengatakan ada rencana untuk melindungi 35 spesies dengan meningkatkan penangkaran.
Di antara mereka, Tasmania devil, angsa hitam, penguin kecil, dan singa laut Australia sangat berisiko terkena flu burung, katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jelas ada dampak pada tingkat populasi bagi spesies kita," kata Fraser.
Kasus yang terkonfirmasi terdeteksi di daerah terpencil 630 kilometer (391 mil) tenggara kota Perth di pantai barat.
Para pejabat mengatakan mereka sedang menyelidiki apakah penyakit tersebut tiba di Australia melalui burung-burung yang bermigrasi dari wilayah sub-Antartika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari Kamis, para ilmuwan Australia mengatakan bahwa strain flu burung H5 telah membunuh lebih dari 13.000 anak gajah laut setelah menginfeksi koloni perkembangbiakan di Pulau Heard dan McDonald yang terpencil, salah satu wilayah eksternal Australia di sub-Antartika.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!