Menjaga Rupiah dengan BI Rate Tinggi, Akankah Berhasil?

Jumat, 19 Jun 2026, 06:16 WIB

JAKARTA – Daya jurang rupiah terus saja letoi. Berbagai cara ditempuh untuk menguatkannya, termasuk menaikkan BI rate. Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang menilai keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75 persen Juni 2026 untuk memperkuat nilai tukar rupiah sekaligus meredam tekanan inflasi impor di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

"Pergeseran kebijakan ini mencerminkan upaya BI untuk memperkuat rupiah dari level saat ini sekitar Rp17.736 per dolar AS guna meredam inflasi impor," kata Hosianna saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: semoga makin kuat — Sumber: ist

Kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin tersebut merupakan yang ketiga secara berturut-turut sepanjang tahun ini, dan menurut Hossiana, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Menurutnya, fokus BI terhadap stabilitas nilai tukar semakin mencuat seiring meningkatnya risiko eksternal, termasuk potensi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) yang dapat memicu arus keluar modal dari negara-negara berkembang.

Ia menilai penguatan rupiah menjadi penting mengingat inflasi Indonesia pada Mei 2026 meningkat menjadi 3,08 persen secara tahunan, dengan inflasi inti sebesar 2,59 persen.

"BI menegaskan kembali komitmennya untuk menstabilkan ekspektasi inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi valuta asing yang berkelanjutan," ujarnya.

Hal itu terlihat dari langkah bank sentral menyesuaikan ambang batas untuk pembelian valuta asing non-aset pokok menjadi 10.000 dolar AS per bulan dan transfer valuta asing keluar menjadi 25.000 dolar AS mulai 1 Juli. Selain itu, transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) juga terus ditingkatkan untuk mendukung penyaluran pinjaman ke sektor prioritas, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, dan terus memperdalam pasar keuangan.

"Dikombinasikan dengan kebijakan fiskal yang ekspansif, langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga prospek pertumbuhan dan inflasi Indonesia pada tahun 2026 tetap konstruktif," ujar dia.

Dalam kurun waktu sejak Mei 2926, BI sudah menaikkan suku bunga acuan hingga 100 basis poin. Dalam RDG pada 19-20 Mei 2026, BI Rate naik sebesar 50 basis poin (bps) yang menjadikannya langkah penyesuaian pertama setelah dipertahankan di level 4,75 persen sejak September 2025.

Namun, nilai tukar rupiah terus melemah hingga menyentuh level Rp18.000-an per dolar AS sehingga BI Rate kembali dinaikkan sebesar 25 bps melalui RDG Mingguan pada 9 Juni 2026 atau di luar jadwal reguler. Terbaru pada Kamis (18/6) melalui RDG Bulanan, bank sentral memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.