NBA Incar Kompetisi Bola Basket Eropa, Masa Depan EuroLeague di Persimpangan
Minggu, 04 Okt 2026, 00:05 WIBMADRID â Masa depan bola basket Eropa memasuki fase penting. NBA dan EuroLeague tengah berpacu menemukan titik temu sebelum rencana peluncuran NBA Europe pada tahun 2027, sebuah langkah yang berpotensi mengubah struktur, tata kelola, hingga peta bisnis bola basket profesional di Benua Biru.
Para pemegang saham EuroLeague dijadwalkan bertemu di Italia pada hari Senin (5/10) untuk membahas kemungkinan bekerja sama dengan NBA. Pertemuan di Danau Como itu menjadi salah satu momentum penting untuk menentukan apakah kedua kompetisi akan membangun masa depan bersama atau justru bersaing secara langsung.
Jika kesepakatan tercapai, perubahan besar dapat terjadi dalam sistem pengelolaan dan pendanaan kompetisi bola basket Eropa. Namun, apabila negosiasi gagal, NBA Europe dan EuroLeague berpotensi berjalan sebagai dua kekuatan yang saling berhadapan.
âIni adalah kesempatan unik secara historis untuk menyatukan semua pihak, termasuk FIBA, dan membentuk kembali ekosistem bola basket Eropa,â kata Presiden Lega Basket Serie A, Maurizio Gherardini.
NBA sendiri telah menyatakan rencana untuk meluncurkan NBA Europe pada 2027, terlepas dari tercapai atau tidaknya kesepakatan dengan EuroLeague.
Rencana yang mulai terungkap mengarah pada kompetisi berisi 16 tim, dengan 10-12 klub permanen dan empat hingga enam tempat lainnya tersedia melalui jalur kualifikasi.
Situasi tersebut menempatkan klub-klub EuroLeague dalam posisi penting. Mereka harus mempertimbangkan arah kompetisi yang selama ini menjadi panggung utama bola basket antarklub Eropa.
Gambaran mengenai NBA Europe perlahan mulai terbentuk. Tim-tim peserta diperkirakan berasal dari tiga jalur, yakni klub-klub Eropa yang sudah ada, waralaba baru yang dibentuk investor eksternal, serta klub yang lahir melalui kerja sama dengan klub sepak bola Eropa.
Qatar Sports Investments (QSI), pemilik Paris Saint-Germain, mengakui telah terlibat dalam pembicaraan mengenai kemungkinan tersebut.
âQSI telah didekati sekitar dua tahun lalu. Kami telah aktif terlibat dalam pembicaraan setidaknya selama satu tahun,â kata pihak QSI.
Real Madrid, AC Milan, dan Barcelona juga disebut sebagai klub yang berpotensi memiliki keterkaitan dengan proyek NBA Europe. Ketiganya belum memberikan komentar terkait laporan tersebut.
George Aivazoglou, managing director NBA untuk kawasan Eropa dan Timur Tengah, dijadwalkan memberikan perkembangan terbaru mengenai pembicaraan tersebut dalam sebuah konferensi di London pada Kamis.
Sumber yang mengetahui proses negosiasi menyebut sejumlah calon investor, termasuk klub sepak bola, masih menunggu kejelasan posisi EuroLeague sebelum mengambil keputusan.
Menurut laporan The Athletic, NBA Europe telah mengidentifikasi 12 kota sebagai calon lokasi tim utama: London, Paris, Roma, Milan, Berlin, Munich, Istanbul, Madrid, Athena, Barcelona, Manchester, dan Lyon.
NBA sebelumnya menilai potensi bola basket Eropa belum sepenuhnya tergarap. Salah satu gagasan NBA Europe adalah menyelaraskan kalender liga domestik dan tim nasional sehingga pemain dapat memperkuat klub dan negaranya sepanjang tahun dengan lebih sedikit benturan jadwal.
EuroLeague sendiri memiliki basis penonton yang kuat. Namun, kompetisi tersebut masih menghadapi persoalan seperti keterbatasan kehadiran klub permanen di sejumlah pasar besar serta kualitas infrastruktur arena.
Mantan pemain EuroLeague yang kini menjadi agen, Pete Mickeal, melihat kedatangan NBA sebagai peluang masuknya investasi dan standar profesional yang lebih besar.
âMereka akan membawa suntikan dana dan profesionalisme dalam cara mereka memperlakukan pemain,â kata Mickeal.
Mickeal, yang pernah menjuarai EuroLeague pada 2010, menilai persoalan finansial merupakan salah satu masalah yang selama ini dihadapi pemain di Eropa.
âSetiap pemain yang pernah bermain di Eropa pernah menghadapi masalah uang. Saya pikir ketika NBA datang, hal itu akan berubah,â ujarnya.
Ia juga menyoroti kekuatan pemasaran NBA yang dinilai dapat membantu membawa kompetisi ke kota-kota dengan pasar olahraga besar.
âMereka memiliki semuanya di ujung jari. Semuanya tersedia bagi mereka untuk dikembangkan,â kata Mickeal.
EuroLeague tidak tinggal diam. Jika rencana ekspansinya dijalankan, kompetisi yang saat ini memiliki 20 tim akan bertambah empat klub pada musim berikutnya.
Maksimal delapan klub akan memperoleh status waralaba jangka panjang dan bergabung dengan 13 klub yang sudah memiliki status permanen. Posisi lainnya dapat diisi anggota sementara.
EuroLeague mengatakan telah menerima 14 proposal untuk delapan slot tersebut dengan total nilai biaya waralaba lebih dari 800 juta euro setara dengan lebih dari Rp16,1 triliun.
Angka tersebut menunjukkan besarnya nilai ekonomi yang kini dipertaruhkan dalam perebutan masa depan bola basket Eropa.
Model NBA Europe akan berbeda. Tidak semua dari 13 klub permanen EuroLeague otomatis mendapatkan tempat.
NBA menyatakan pemberian waralaba dan biaya masuk akan ditentukan berdasarkan kasus per kasus. Sejumlah laporan media menyebut tawaran yang masuk berada pada kisaran 500 juta hingga 1 miliar dolar AS, atau sekitar 8,9 triliun hingga 17,9 triliun rupiah.
Pertemuan di Italia pada akhirnya bukan sekadar pembicaraan mengenai perubahan format kompetisi. Keputusan yang diambil dapat menentukan arah industri bola basket Eropa dalam beberapa tahun mendatang.
NBA memiliki kekuatan finansial, pemasaran, dan jaringan global. Di sisi lain, EuroLeague telah memiliki tradisi, klub-klub mapan, serta basis penggemar yang kuat di Eropa.
Kini, kedua pihak berada di persimpangan: membangun kompetisi bersama atau memasuki era persaingan langsung untuk mendapatkan klub, pemain, investor, dan penggemar.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Sompo Indonesia Rayakan Kreativitas dan Dorong Gaya Hidup Sehat
-
Harga Cabai Rawit Rp70.450/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg
-
Ajakan untuk Patuhi Radius Bahaya Gunung Karangetang Usai Guguran Lava
-
Shin Tae-yong Puas! Persija Tundukkan Brisbane Roar, Ada Hal yang Bikin Terkejut
-
Erick Soedjasa Pulang untuk Meluruskan Persoalan Hukum: “Saya Tidak Menghindar, Saya Ingin Masalah Ini Segera Selesai”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.