Sinner Mundur dari Shanghai Masters, Cedera Lutut Belum Pulih

Minggu, 04 Okt 2026, 00:10 WIB

SHANGHAI – Jannik Sinner kembali harus menepi. Petenis nomor satu dunia itu dipastikan mundur dari Shanghai Masters yang berlangsung 7–18 Oktober karena cedera lutut yang belum sepenuhnya pulih.

Sinner, 25 tahun, belum kembali bertanding sejak menjuarai Wimbledon pada Juli lalu. Cedera tersebut membuat petenis Italia itu melewatkan rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara, termasuk US Open, serta ATP 500 yang sedang berlangsung di Beijing.

Ket. Foto: Jannik Sinner. — Sumber: ATP

“Sangat disayangkan saya tidak bisa bermain di Rolex Shanghai Masters tahun ini seperti yang saya harapkan,” tulis Sinner melalui Instagram, Sabtu (3/10).

“Saya selalu menikmati bermain di depan para penggemar Shanghai dan saya sangat menyesal tidak bisa melakukannya pekan depan.”

Absennya Sinner menjadi kehilangan besar bagi turnamen Masters 1000 tersebut. Shanghai Masters tetap menghadirkan jajaran pemain papan atas, antara lain Novak Djokovic, Alexander Zverev, Carlos Alcaraz, Daniil Medvedev, Ben Shelton, Felix Auger-Aliassime, serta juara bertahan Valentin Vacherot.

Djokovic akan menjadi salah satu pusat perhatian. Petenis Serbia itu merupakan juara Shanghai sebanyak empat kali.

Sinner sendiri merupakan juara Shanghai Masters pada 2024 setelah mengalahkan Djokovic di final. Namun, tahun ini ia tidak akan memiliki kesempatan untuk mempertahankan gelarnya.

Absennya Sinner sekaligus membuka peluang bagi Alexander Zverev untuk menutup musim sebagai petenis nomor satu dunia.

Zverev menjadi pesaing terdekat Sinner dalam perebutan posisi teratas peringkat ATP. Petenis Jerman itu juga menjalani musim yang kuat setelah menjadi juara French Open dan US Open tahun ini.

Zverev bahkan memiliki peluang mengambil alih posisi nomor satu untuk pertama kalinya dalam kariernya. Syaratnya, ia harus menjuarai China Open di Beijing dan kemudian menjadi juara Shanghai Masters.

Dengan Sinner kembali menepi, persaingan menuju puncak peringkat ATP pun semakin terbuka. Perhatian kini tertuju pada kemampuan Zverev memanfaatkan dua turnamen besar di Tiongkok untuk memangkas jarak dengan Sinner.

Bagi Sinner, prioritas utama tetap pemulihan. Setelah meraih gelar Wimbledon, ia belum kembali ke kompetisi resmi dan harus menunggu lebih lama sebelum kembali menginjak lapangan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.