UEFA Nations League: De Bruyne dan Tielemans Absen Bela Belgia Lawan Prancis

Minggu, 04 Okt 2026, 00:02 WIB

LIEGE – Belgia harus menghadapi Prancis tanpa dua pemain penting, Kevin De Bruyne dan kapten Youri Tielemans, dalam lanjutan UEFA Nations League, Senin (6/10). Keduanya dipastikan absen karena menjalani hukuman skorsing satu pertandingan.

Absennya De Bruyne dan Tielemans menjadi pukulan bagi Belgia yang akan bertandang ke Stade de France. Keduanya mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan berbeda secara beruntun sehingga harus menjalani larangan bermain pada laga keempat sekaligus terakhir dalam rangkaian empat pertandingan Nations League yang dimainkan dalam rentang 10 hari selama jeda internasional.

Ket. Foto: Kevin de Bruyne. — Sumber: UEFA

De Bruyne menjadi bintang saat Belgia menghancurkan Turki 3-0 di Liege, Jumat. Gelandang berusia 35 tahun itu mencetak dua gol, tetapi juga menerima kartu kuning pada penghujung laga setelah meluapkan emosinya usai dilanggar pemain lawan.

“Kevin hanya frustrasi. Menurut saya, dia bahkan tidak menyadari konsekuensi dari kartu kuning tersebut,” kata pelatih Belgia, Mark van Bommel.

Kemenangan atas Turki menjadi kemenangan kedua Van Bommel dalam tiga pertandingan pertamanya sejak ditunjuk sebagai pelatih Belgia. Namun, ia mengakui jalannya pertandingan tidak semudah yang tergambar dari skor akhir.

“Kami sangat ceroboh dalam penguasaan bola,” ujar Van Bommel.

“Akibatnya, kami memberi lawan perasaan bahwa mereka bisa menciptakan peluang. Sebelum gol kedua kami, kami bahkan tidak mampu melakukan 20 operan secara beruntun.”

Van Bommel menggambarkan pertandingan tersebut seperti permainan pingpong karena kedua tim terus saling menyerang.

“Pertandingan berlangsung bolak-balik untuk waktu yang lama. Namun, saya tidak pernah merasa kami akan kalah,” katanya.

“Menurut saya, pertandingan ini memang menghibur. Hanya saja, sebagai pelatih, Anda tidak ingin melihat hal-hal seperti itu. Kesalahan tersebut harus dihilangkan. Jika kami bisa memperbaikinya, level permainan kami akan meningkat dan lawan akan memiliki lebih sedikit peluang untuk tetap berada dalam pertandingan.”

De Bruyne menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol dalam kemenangan atas Turki. Sementara itu, Romelu Lukaku yang berusia 33 tahun masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol ke-94 untuk tim nasional Belgia.

Van Bommel memberikan apresiasi kepada dua pemain senior tersebut yang masih menjadi bagian penting dari skuad Belgia.

“Luar biasa melihat apa yang masih mereka lakukan untuk tim nasional. Bukan hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk seluruh tim,” ujar Van Bommel.

“Pada hari ketika mereka tampil bagus, mereka mampu membawa pemain-pemain lain ikut bermain lebih baik.”

Kini, Belgia harus mencari solusi tanpa De Bruyne dan Tielemans saat menghadapi Prancis. Absennya dua pemain tersebut membuat Van Bommel perlu melakukan perubahan di lini tengah dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung lebih berat di Stade de France.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.