- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Isyaratkan Hadir Lan...
Trump Isyaratkan Hadir Langsung Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran di Jenewa
Kamis, 18 Jun 2026, 03:26 WIBEVIAN LES BAINS - Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pada Rabu (17/6) malam bahwa kesepakatan dengan Amerika Serikat dapat ditandatangani oleh Presiden Donald Trump dan Presiden Masoud Pezeshkian.Â
Dari Newsweek, upacara penandatanganan tersebut akan menandai langkah signifikan bagi kedua negara, yang memutuskan hubungan diplomatik pada tahun 1980 setelah krisis penyanderaan Kedutaan Besar AS di Teheran.
Kementerian Luar Negeri Iran telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mempertimbangkan proposal agar presiden kedua negara menandatangani MOU di Jenewa, sebuah langkah simbolis yang signifikan dibandingkan dengan kesepakatan yang sebelumnya telah diajukan.
âMengenai penandatanganan nota kesepahaman, salah satu idenya adalah agar dilakukan oleh presiden kedua negara, yang saat ini sedang ditinjau,â kata juru bicara kementerian, Esmaeil Baqaei.
Rrencana sebelumnya, Wapres AS JD Vance dan ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, akan mewakili negara masing-masing dalam upacara tersebut.
Penandatanganan oleh kepala negara akan memiliki bobot politik yang jauh lebih besar, dan bagi Teheran, akan sama dengan pengakuan publik dari Washington atas kedudukan Iran sebagai pihak yang setara dalam negosiasi.
Ketika ditanya pada hari Rabu di akhir KTT G7 di Paris, Presiden Trump mengatakan dia "mungkin" akan hadir.
Dia berkata sambil tersenyum, "Mungkin saja. Tapi ini adalah nota kesepahaman. Mungkin ini bukan jenis dokumen yang seharusnya saya tandatangani. Jika tidak berhasil, saya akan menyalahkan JD."
Ketika ditanya bagaimana ketentuan perjanjian itu akan ditegakkan, Trump mengatakan ancaman pemboman lebih lanjut akan cukup.
âApa lagi yang akan saya lakukan? Apakah saya akan mengatakan, 'Saya akan membawa kalian ke pengadilan?'â kata Trump. âAnda tahu, kita akan membombardir mereka habis-habisan jika mereka melanggar perjanjian.â
Trump mengatakan dia tidak mengharapkan Iran menyimpang dari kesepakatan tersebut dan menambahkan bahwa dia tidak ingin melanjutkan serangan. Tetapi dia memperingatkan bahwa "hal-hal buruk terjadi dalam perangâperang adalah tempat yang mengerikan."
- Kesepakatan Damai AS-Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
JD Vance: Pembicaraan AS-Iran di Swiss Tonggak Kuat untuk Kesepakatan Akhir yang Sukses
-
AI Sebagai "Penyebab Munculnya" Celah Keamanan Siber
-
Iran Setuju Mengundang Kembali Inspektur Badan Energi Atom Internasional untuk Pelucutan Nuklir
-
Serangan Terkordinasi Militan di Mali Mengungkap Kelemahan Russia di Afrika
-
NTB Raup Ratusan Miliar dari Lonjakan Penjualan Hewan Kurban
-
Ini Teks Lengkap 14 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran
-
Pengendara Ceroboh Sering Terobos Rel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.